SuaraKaltim.id - Hidung tersumbat terasa sangat mengganggu. Penyebabnya bisa beragam mulai dari perubahan cuaca menjadi dingin, alergi, hingga flu. Jangan sedih, banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah hidung tersumbat.
Berikut ini beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi masalah tersebut seperti yang telah dirangkum oleh dari Healthline.
1. Gunakan humidifier (pelembap udara)
Humidifier dapat membantu melegakan hidung tersumbat. Menghirup udara lembap, dapat mengencerkan lendir pada hidung. Selain itu, humidifier juga dapat membantung mengosongkan cairan di hidung hingga pernapasan kembali normal.
2. Mandi air hangat
Uap dari air hangat dapat membantu lapisan lendir di hidung menjadi tipis. Hal ini membuat pernapasan kembali normal. Cara efektif dengan mandi air hangat adalah, sebelum mandi saat masih panas, hirup uapnya, hal itu akan membantu pernapasan. Usahakan suhu air yang digunakan tepat dan tidak terlalu panas.
3. Tetap terdehidrasi
Buat tubuh tetap terdehidrasi akan membantu mengurangi hidung yang tersumbat. Air akan membantu mengencerkan lendir di saluran hidung dan mendorongnya keluar. Hal ini akan membuat rasa hidung yang tersumbat berkurang.
4. Gunakan semprotan garam
Menggunakan semprotan garam akan meningkatkan kelembapan di area hidung. Semprotan garam juga dapat membantu mengencerkan cairan di hidung. Beberapa semprotan garam merupakan obat dekongestan. Untuk itu, diharapkan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakannya.
5. Gunakan kompres hangat
Menggunakan kompres hangan dapat membantu mengurangi hidung tersumbat dengan membuka saluran hidung dari luar. Kehangatan pada kain akan memberikan rasa nyaman dan meredakan peradangan pada hidung.
6. Minum obat antihistamin jika terjadi karena alergi
Jika salah satu penyebab hidung tersumbat karena alergi, obat antihistamin akan mengurangi pembengkakan dan melegakan hidung yang tersumbat. Sebelum meminumnya usahakan lihat instruksi obat sebelum meminumnya. Jika setelah minum semakin memburuk, segara konsultasi dengan dokter.
7. Cobalah dekongestan
Dekongestan merupakan obat yang dapat megurangi pembengkakan dan nyeri pada saluran hidung. Dekongestan terdiri dari dua bentuk, yaitu pil dan semprotan. Untuk menggunakan dekongestan diusahakan harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Hal ini karena dekongestan tidak boleh digunakan selama tiga hari tanpa pengawasan dokter.
Baca Juga: Sedang Flu, Coba Hindari Dulu 4 Jenis Makanan Ini Biar Tak Makin Parah
8. Gunakan neti pot
Neti pot merupakan wadah yang dirancang untuk menyiram lendir dari hidung anda. The U.S. Food and Drug Administration, merekomendasikan penggunaan neti pot. Cara menggunakannya yaitu tempatkan cerat neti pot ke salah satu lubang hidung, miringkan neti pot sampai masuk ke saluran hidung. Setelah masuk, air akan keluar bersama cairan di dalam hidung. (Penulis: Fajar Ramadhan)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka
-
Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur
-
Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng
-
Sudah Terjadi Sejak 2009, Warga Berau Geram Pemadaman Listrik Kembali Berlanjut