SuaraKaltim.id - Seorang turis yang menyambangi situs milik Suku Maya, Chichen Itza, belakangan mencuri perhatian lantaran aksinya yang nekat memanjat bangunan kuno berbentuk piramida itu.
Tak tanggung-tanggung, turis pria ini bahkan naik sampai di bagian atas. Warganet pun ramai-ramai menyorot usaha si pelancong.
Aksinya terekam kamera dan dibagikan oleh akun TikTok @karenlafleur. Pada video tersebut tampak seorang turis memanjat situs suku Maya ini.
Lelaki tersebut menaiki anak tangga Chichen Itza sendirian dengan susah payah. Sedangkan turis lainnya menonton aksi pria tersebut.
Saat sampai di puncak, turis lainnya memberi tepuk tangan. Sedangkan pria tersebut tampak kelelahan dan tak langsung berdiri.
Chicen Itza memang dilengkapi dengan ratusan anak tangga. Namun, tangga tersebut cukup sempit dan kemiringannya pun cukup curam.
Bahkan, anak tangga yang ada di situs Chichen Itza tersebut nyari tegak lurus. Hal ini membuat orang yang memanjat nyaris tak memungkinkan untuk berdiri tegak.
Chichen Itza sendiri memiliki ketinggian hingga 30 meter. Lelaki tersebut memanjat tangga dan berhasil sampai ke puncak situs Chichen Itza.
Banyak juga yang menyayangkan aksi pria ini mengingat situs sejarah tak seharusnya dipanjat.
Baca Juga: Tahun Baru 1 Januari 2021, Bagaimana Sejarah Tahun Baru Masehi?
Video turis panjat situs suku Maya ini viral di media sosial hingga ditonton sebanyak lebih dari 16,5 juta kali dalam 1 hari setelah diunggah. Sejumlah warganet pun memberikan respon atas aksi pria tersebut.
"Turunnya gimana astagfirullah. Pasti lemes banget itu dengkul," Komentar seorang warganet.
Warganet lainnya pun ikut memberikan respon pada video itu. "Nggak bisa bayangin itu orang udah mau sampe atas terus kebelet pipis," ujar warganet ini.
"Orang-orang pada bingung turunnya gimana. Padahal tinggal nggelinding udah nyampe bawah," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
"Bayangin orang itu bisa naik tapi nggak bisa turun karena tinggi dan curam," ungkap warganet lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Rabu 25 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda dan Sekitarnya, Selasa 24 Februari 2026
-
Bos Tambang Batu Bara di Kaltim Ditahan, Disebut Rugikan Negara Rp500 Miliar
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Selasa 24 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Samarinda, Senin 23 Februari 2026