SuaraKaltim.id - Jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 menyisakan duka yang mendalam terhadap kru maskapai dan penumpang. Kisah-kisah sedih mereka sampaikan melalui media sosial. Tak kuasa menan tangis haru usai Pesawat dari Maskapai Sriwijaya air itu hilang kontak.
Akun Instagram @pontianak_infomedia mengunggah tangkapan layar percakapan WhatsApp yang diduga milik salah satu penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ 182.
Dalam tangkapan layar tersebut, diketahui orang yang diduga adalah salah satu penumpang SJ 182 mengirim pesan terakhir pada pukul 14.07 WIB atau 33 menit sebelum pesawat lepas landas.
Ia juga menunjukkan foto suasana di dalam kabin pesawat beberapa saat sebelum lepas landas.
"Ini udah di pesawat bang, SJ 182 dari Jakarta," tulis seseorang yang diduga penumpang SJ 182, pada pukul 14.07 WIB.
"Ok sip," jawaban yang diberikan pada pukul 14.20.
Pada pukul 16.30 WIB hingga 16.53 WIB, saat dihubungi kembali, sudah tidak ada jawaban dari penumpang tersebut.
"Dah di mana ya? HPnya lowbat kah? Dah mau jam 5," tulis orang yang sebelumnya berbalas pesan dengan penumpang tersebut.
Dalam unggahan yang sama, akun @pontianak_infomedia juga mengunggah tangkapan layar yang menyebut bahwa keluarga penumpang sudah mendatangi bandara Supadio di Pontianak untuk mencari kepastian kabar penumpang.
Baca Juga: Bikin Konten soal Penumpang Sriwijaya Air SJ 182, Pengguna TikTok Dihujat
"Keluarga penumpang pesawat Sriwijaya Air dengan kode SJ182 yang mendapat kabar pesawat hilang kontak mulai mendatangi bandara Supadio Pontianak. Mereka menunggu kepastian akan kerabatnya yang ada di pesawat tersebut," bunyi tulisan yang diunggah di akun tersebut.
Jatuh
Basarnas mengonfirmasi pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak, jatuh di perairan antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Sabtu (9/1/2021).
"Kurang lebih jaraknya sekitar 1,5 hingga dua mil. Kalau dari Tanjung Kait itu kurang lebih tiga mil," kata Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Bambang Suryo Aji dalam konferensi pers.
Basarnas pada pukul 14.55 WIB menerima informasi tentang hilang kontaknya pesawat tersebut.
Setelah itu, tim langsung melakukan koordinasi dan mengerahkan petugas menuju titik lokasi yang diduga jatuhnya pesawat.
Berita Terkait
-
Parah Jadi Para, Gaji Jadi Gajih: Ketika Satu Huruf Mengubah Makna Bahasa
-
Di Rumah atau Dirumah? Kesalahan Sepele yang Terus Berulang di Media Sosial
-
Bahasa Indonesia Kreatif Gen Z: Merebut Kembali Kendali Ekspresi di Medsos
-
Kabar Duka, Anggota DPR RI Gandung Pardiman Meninggal Dunia
-
Sering Dengar Kata 'Slay' atau 'AFK'? Kenali 5 Karakteristik Bahasa Gaul Anak Muda
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling
-
37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka
-
Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur
-
Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng