Scroll untuk membaca artikel
Farah Nabilla | Amertiya Saraswati
Selasa, 12 Januari 2021 | 09:03 WIB
Ilustrasi perempuan menggunakan produk kecantikan. (Shutterstock)

SuaraKaltim.id - Seorang model sekaligus ratu kecantikan mengalami nasib malang usai mengganti produk skincare-nya. Wajahnya mengalami kerusakan hingga membuat karirnya terancam.

Akibatnya, ia pun mengalami depresi lantaran wajah dan karirnya hancur.

Ratu kecantikan asal Guinea itu mengungkapkan bahwa karirnya hancur akibat sebuah produk skincare. Wajahnya kini penuh jerawat dan bekas luka.

Melansir NY Post, Mariama Diallo adalah model pemenang kontes kecantikan Miss Guinea, Miss West Africa, serta kontestan Miss World. Untuk merawat kulit, Mariama menggunakan produk asal Swiss bernama Makari De Suisse.

Baca Juga: Model Playboy Ingin Pecahkan Rekor Dunia, Nekat Foto Seksi di Tengah Salju

Mariama sudah menggunakan Makari De Suisse sejak Januari 2018. Namun, produk tersebut menyebabkan wajah perempuan 25 tahun tersebut jerawatan parah.

Awalnya, Mariama sempat melapor kepada perusahaan kosmetik yang bersangkutan. Ia lantas mendapatkan produk baru yang diklaim dapat membantu meredalam jerawatnya.

Namun, masalah Mariama malah bertambah parah. Produk baru tersebut meninggalkan bintik kehitaman di seluruh wajahnya.

Mariama Diallo lantas berhenti menggunakan produk skincare keluaran Swiss tersebut. Mantan ratu kecantikan tersebut mengungkap bahwa ia biasanya memakai merek Prancis, tapi tidak bisa menemukannya di Amerika dan terpaksa berganti ke brand Makari De Suisse.

Ilustrasi Jerawat karena Skincare (Pexels/cottonbro)

Kini, Mariama Diallo memutuskan untuk mengajukan tuntutan karena kerusakan yang dialami kulitnya. Bukan cuma masalah penampilan, karir Mariama selama 3 tahun terakhir juga terhambat.

Baca Juga: Probiotik hingga Daun Kelor, Kandungan Skincare yang akan Jadi Tren di 2021

Model satu ini sebelumnya pernah menjadi bintang iklan untuk merek seperti Nike dan Calvin Klein. Namun, kini ia kesulitan mendapat pekerjaan karena wajahnya yang rusak.

Load More