SuaraKaltim.id - Sepeninggal Syekh Ali Jaber yang meninggal dunia pada Kamis (14/1/2021) di RS Yarsi pada pukul 08.30 WIB menyisakan cerita memilukan. Lantaran calon anak terakhirnya, ternyata masih dalam kandungan. Saat ini, istri Syekh Ali Jaber diketahui sedang mengandung empat bulan.
Hal tersebut dibenarkan salah satu kerabat Syekh Ali Jaber kepada TIMES Indonesia-jaringan Suara.com.
"Betul. Hamil 4 bulan. Istri terakhir bertemu (Syekh Ali Jaber) tanggal 27 Desember 2021," kata salah satu kerabat almarhum Syekh Ali Jaber, Sakinah Muhammad Mahri pada Jumat (15/1/2021).
Saat ini istri dari almarhum berada di kediamannya yakni di Taman Berdikari Sentosa, Polugadong, Jakarta Timur. Sakinah mengaku saat ini, istri almarhum dalam keadaan sehat.
"Hamil empat bulan. Sehat," jelasnya.
Selain itu, Yusuf Mansur mengatakan istri Syekh Ali Jaber memang sempat dinyatakan positif Covid-19. Namun saat ini kondisinya telah sembuh atau sudah negatif.
"Kemarin sempat positif Covid-19. Udah sembuh. Semoga selamat ibu dan janinnya," doa Yusuf Mansur soal istri almarhum Syekh Ali Jaber.
Sebelumnya diberitakan ulama kelahiran Madina, Arab Saudi itu kini telah dikebumikan di Pondok Pesantren Daarul Quran milik Yusuf Mansur di Tangerang.
Pun pihak RS Yarsi menegaskan, bahwa Syekh Ali Jaber meninggal bukan karena positif Covid-19. Namun meninggal dunia akibat komplikasi jantung, paru-paru dan ginjal.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Potret Indonesia dari Dekat, BRI inFrame 2026 Rekam Kisah Ekonomi Kerakyatan
-
Danamon Travel Fair Hadir Kembali, Raih Promo Hemat hingga 70%
-
254 Penerbangan di Kalimantan Terganggu Akibat Kabut Asap Karhutla
-
Karhutla Kaltim: Hotspot Naik 2 Kali Lipat, Asap Berasal dari Kebakaran Lokal
-
Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi