SuaraKaltim.id - Mengawali atau membuka 2021, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) resmi meluncurkan Suzuki New Carry. Tersedia dalam bentuk flat deck dan wide deck, produk ini masuk commercial vehicle atau kednaraan niaga.
Apa sebenarnya yang menjadi alasan Suzuki lebih dulu memilih segmen kendaraan niaga sebagai produk pembuka awal tahun?
Menanggapi hal ini, Direktur Pemasaran PT SIS, Donny Saputra mengatakan, peluncuran Suzuki New Carry memang sudah saatnya. Bagi pihaknya, sudah menjadi komitmen untuk memberikan produk berkualitas dan sesuai harapan konsumen. Harapannya, dengan melakukan ubahan atau facelift maka dapat menambah kepercayaan konsuemn.
"Setiap tahun kami komitmen untuk memberikan produk penyegaran. Sedangkan New Carry sudah dua tahun belum ada. Kami rasa ini sudah waktunya untuk diberikan penyegaran," ujar Donny Saputra, saat peluncuran Suzuki New Carry, Kamis (21/1/2021).
Ia menambahkan, dari 2010 sampai saat ini memang Suzuki banyak memperkenalkan kendaraan penumpang untuk memberikan banyak pilihan. Tapi Suzuki juga fokus pada kendaraan niaga.
"Jadi Carry memang sudah saatnya dan sesuai dengan masukan konsumen," ucap Donny Saputra.
Sebagai informasi, tampilan baru New Carry Pick Up terlihat dari ubahan desain front grille dan bumper yang kini mengadopsi bentuk kapak yang disebut Hatched Axe. Pengaplikasian garis desain Hatched Axe yang tegas memperkuat karakter Suzuki New Carry Pick Up sebagai kendaraan niaga yang kokoh dan tangguh di berbagai medan.
Selain perubahan pada sisi eksterior, untuk menunjang faktor keamanan, New Carry Pick Up yang dipasarkan mulai Januari 2021 sudah dilengkapi Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang terletak di bawah glove box.
Pengadaan APAR dalam New Carry Pick Up dan semua mobil produksi Suzuki lainnya juga menjadi upaya Suzuki dalam mendukung regulasi pemerintah dalam industri otomotif.
Baca Juga: Suzuki New Carry Pick Up Meluncur, Harga Belum Tembus Rp163 Juta
Berita Terkait
-
Sinyal Kuat Kembalinya Suzuki Burgman 350 Tantang Dominasi Yamaha XMAX dan Honda Forza
-
Suzuki Siapkan Mobil Murah Bermesin Turbo 1.2L, Kebal Etanol E100
-
Gelombang Mobil Listrik China Paksa Suzuki Pangkas Durasi Pengembangan Kendaraan
-
Harga Bekas 3 Mobil Pabrikan Otomotif Jepang yang Sudah Disuntik Mati di Indonesia pada 2025
-
Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
Terkini
-
BRI dan KPK Bersinergi Cetak Penyuluh Antikorupsi
-
Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi
-
2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot