SuaraKaltim.id - James Arthur Kojongian (JAK) resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Ketua Harian Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulut. Pencopotan tersebut lantaran video viral di media sosial yang memperlihatkan sang istri memergokinya bersama wanita lain di dalam mobil di Kota Manado
Menanggapi pencopotan tersebut, Wakil Ketua DPRD Sulut ini mengaku menerima putusan partai berlambang pohon beringin tersebut. Namun, dia menyesalkan, langkah klarifikasi belum dilakukan pengurus Golkar Sulut.
“Sampai saat ini, pengurus Golkar Sulut belum meminta klarifikasi kepada saya. Saya sangat menjunjung tinggi keputusan partai, tapi setidaknya partai memanggil saya hadir dalam rapat internal terbatas pengurus DPD I,” katanya seperti dilansir Beritamanado.com-jaringan Suara.com.
Lantaran itu, dia berharap Partai Golkar bijak dalam menentukan keputusan.
“Saya berharap, proses ini bisa dilihat partai bukan sebagai kasus korupsi atau kejahatan berat. Ini bagian dari kehidupan saya, dan partai harus membedakan mana urusan organisasi partai dan kehidupan pribadi,” ujarnya.
Selain merespon itu, JAK sendiri sebelumnya telah melakukan pernyataan maaf dirinya atas kasus yang berujung viral hingga penonaktifan tersebut.
“Kekhilafan dan tragedi tidak pernah kita inginkan. Saat ini saya dan keluarga akan memperbaiki hal yang salah yang telah terjadi. Saya minta maaf sedalam-dalamnya atas peristiwa sedih dan menjadi tragedi dalam bahtera rumah tangga saya,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, Juru Bicara DPD Partai Golkar Sulut Feriando Lamaluta membacakan pemberhentian JAK sebagai Ketua Harian DPD Golkar Sulut pada Rabu (27/1/2021) siang.
“Dengan beredarnya video di berbagai media sosial dan media masa, DPD Partai Golkar mengambil sikap menonaktifkan jabatan yang bersangkutan sebagai Ketua Harian DPD Golkar Sulut periode 2020-2025,” katanya seperti dikutip dari Beritamanado.com-jaringan Suara.com.
Baca Juga: Drakor The World Of The Married Versi Perselingkuhan Wakil Ketua DPRD Sulut
Lamaluta mengemukakan, langkah tersebut sudah sesuai dengan mekanisme yang berlaku partai berlambang pohon beringin tersebut.
“Ini mekanisme yang ada tubuh Golkar. Ini memang masalah keluarga, karena sudah tersebar ke mana-mana makanya Golkar mengambil sikap. Ini yang bisa kami lakukan saat ini agar masyarakat tahu Golkar bisa menyikapi masalah,” ujarnya.
Sementara, terkait kebenaran video yang beredar, Golkar Sulut sendiri mempersilakan masyarakat yang menyimpulkan.
“Saya rasa dengan klarifikasi ini sebagai jawaban dari video yang beredar,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, sebuah video viral dan ramai menjadi perbincangan warganet lantaran aksi yang diduda dilakukan Michaela Elsiana Paruntu (MEP), istri Wakil Ketua DPRD Sulawesi Utara James Arthur Kojongian (JAK) mengundang perhatian.
Dalam video tersebut MEP bergelantungan di sebuah mobil yang diduga dikendarai suaminya sendiri. Aksi MEP tersebut dilakukan karena adanya dugaan jika sang suami sedang bersama selingkuhannya di dalam mobil tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Strategi BRI Jaga Stabilitas Perbankan di Era Ketidakpastian Geopolitik Global
-
Dari Jualan Keliling hingga Legendaris, Kisah Sukses Ayam Panggang Bu Setu Bersama BRI
-
Kejati Kaltim Sita Rp214 M, Amankan Puluhan Tas Branded dari Korupsi Transmigrasi
-
BRI Perkuat Program Rumah Rakyat, Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun pada 2026
-
Heboh Mobil Dinas Gubernur Kaltim di Tengah Efisiensi, Prabowo: Kita Selidiki Semua