SuaraKaltim.id - Warga sekitar Hutan Asotan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) digemparkan dengan penemuan mayat yang tewas mengenaskan di tengah rimba kawasan tersebut pada Selasa (23/2/2021).
Jasad yang diketahu bernama Bernadus Bala (51), warga Desa Oemanu, Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten TTU, ditemukan masih mengenakan baju kaos warna biru dan celana pendek, namun kakinya dalam keadaan terlipat.
Dari sekujur tubuh korban ditemukan luka, seperti di bagian hidung hingga pipi. Kemudian luka di pergelangan tangan kiri serta pelipis kanan, kepala bagian belakang dan kaki kanan bagian depan.
Saat dikonfirmasi Digtara.com-jaringan Suara.com, Kasatreskrim Polres TTU AKP Sujud Alif Yulamlam membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Polisi yang mendapat laporan tersebut kemudian mendatang ke lokasi dan mengolah tempat kejadian perkara (TKP) tersebut.
“Berdasarkan olah TKP, pada bagian pergelangan tangan kiri korban terdapat luka potong dan pada bagian belakang kepala terdapat dua luka potong dengan posisi melintang serta pada bagian pelipis kanan. Sedangkan, pada kaki kanan mengalami luka potong,” ujarnya, Rabu (24/2/2021).
Sementara itu, tak jauh dari posisi jenazah korban ditemukan, ada penampakan barang bukti yang diduga berkaitan erat dengan penemuan jasad Bernadus Bala. Anggota polisi menemukan sendal, senter kepala beserta tali, parang dan sarung parang.
Selain itu, juga ditemukan dahan pohon yang terkena bercak darah, batu, dan tas terbuat dari karung putih berisi katapel dan batu kerikil.
Untuk kepentingan penyidikan, korban dibawa ke rumah sakit untuk visum luar di RS Wini. Hingga sejauh ini, polisi masih memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan data dan keterangan lain terkait kasus dugaan pembunuhan tersebut.
Baca Juga: 2 Wanita Muda Ditemukan Tewas Misterius di Sumut, Polisi Bentuk Tim
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas
-
Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya