SuaraKaltim.id - Kisah tak menyenangkan dialami Warga Desa Nitneo Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT). Dia dianiaya seorang oknum keamanan di puskesmas pada Selasa (2/3/2021).
Peristiwa tersebut bermula saat Roykrisna Minfini (26) tidak terima dengan vonis yang menyatakan jika sang istri reaktif Covid-19. Padahal, saat itu, sang istri hendak melahirkan anak.
Lantaran itu, dia ingin mengklarifikasi hal tersebut ke puskesmas karena korban tidak terima dengan hasil tersebut. Lantaran sudah mulai terjadi keributan, datang seorang pria yang mengaku adalah security di Puskesmas Bakunase, Kota Kupang, tempat sang istri akan melahirkan.
Pria tersebut kemudian menegur korban hingga terjadi pertengkaran mulut antara keduanya.
Terbawa emosi dengan kondisi tersebut, sang pria yang mengaku oknum security tersebut kemudian memukuli korban dengan menggunakan batu hingga mengakibatkan luka di pipi kiri korban.
Alhasil, korban melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolres Kupang Kota, lantaran tidak terima dengan perlakuan pelaku. Untuk menguatkan laporannya, korban membawa serta saksi Cornelia Tanu (57) dan Roky Arisandi Minfini (16).
Paur Humas Polres Kupang Kota Bripka Mardianto Setyo Budi saat dikonfirmasi Digtara.com-jaringan Suara.com pada Rabu (3/3/2021), mengaku kalau polisi masih mencari pelaku penganiayaan.
Korban sudah dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang untuk visum dan diperiksa penyidik Satuan Reskrim Polres Kupang Kota.
Baca Juga: Agus Ngamuk! 4 Pemuda Disayat Pakai Pisau Gegara Uang Rp50 Ribu
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun di Triwulan II 2026, Kredit UMKM Capai Rp1.235,4 Triliun
-
Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla
-
Kebakaran Lahan Gambut Seluas 311 Hektare Terjadi di Kutai Kartanegara
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Sofifi, Buka Ruang UMKM Tumbuh
-
Enam Perusahaan di Kalimantan Dijatuhi Sanksi Imbas Karhutla Areal Konsesi