SuaraKaltim.id - Aksi nenek berinisial S, yang memukul seorang anak berinisial TK menjadi viral saat ini. Berdasarkan indormasi yang beredar, seorang nenek suruh cucunya mengemis setiap hari. Namun jika ternyata setoran yang diberikan cucunya kurang, tak segan nenek itu akan memberinya pukulan.
Aksinya itu terjadi di sebuah trotoar di kota Palembang dan terekam kamera oleh seseorang yang kebetulan melintas.
Pelaku diduga mempekerjakan TK menjadi pengemis di Simpang Charitas. Tempat itu memang dikenal sebagai persimpangan yang paling ramai di kota Palembang.
Sang cucu sepertinya telah mengemis di tempat itu dalam waktu yang cukup lama.
Hal itulah yang membuat seorang warga diam-diam merekam aksinya.
Dalam rekaman aksi nenek suruh cucunya mengemis, terlihat cucu berinisial TK memberi sejumlah uang kepada pelaku.
Menurut informasi, setiap hari sang cucu harus menyetor uang sebanyak Rp 30.000. Jika tidak, nenek akan memberi jambakan dan pukulan.
Namun malangnya anak kecil itu justru mendapat pukulan di kepala berulang kali. Aksi nenek itu tentu saja membuat geram warga yang merekam.
Berdasarkan rekaman yang sempat viral itu, polisi kemudian memburu dan menangkap pelaku. Pelaku dibawa ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Palembang, dengan membawa serta cucunya.
Baca Juga: Seorang Ayah Tega Injak dan Todongkan Pisau ke Anak, Kini Diburu Polisi
Kejadian ini berlangsung pada hari Rabu sore 28 April 2021.
Berdasarkan pemeriksaan sementara, S menyatakan TK merupakan cucunya yang diajak mengemis satu pekan terakhir dengan dalih mengisi waktu kosong belajar daring di rumah.
"Saya menyesal pak," kata pelaku kepada petugas yang saat ditangkap di jalan dan sempat meronta-meronta dan memeluk TK., dilansir dari Antara.
Akibatnya aksi menyuruh cucunya mengemis, nenek dijebloskan ke penjara. Ia harus menghadapi tuntutan pasal eksploitasi UU perlindungan anak dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.
"Kami langsung mendapat atensi pimpinan untuk menangkapnya," kata Kepala Unit PPA Polrestabes Palembang Ipti Fifin Sumailan ditulis Kamis (29/4/2021). (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Seorang Ayah Tega Injak dan Todongkan Pisau ke Anak, Kini Diburu Polisi
-
Profil Fajar Umbara, Suami Yuyun Sukawati Ditahan Atas Kasus Kekerasan Anak
-
Ayah Korban Tindak Asusila Anak Anggota DPRD Bekasi: Tidak Ada Kata Damai!
-
Bukan Uang, Ini Harta Warisan Cornelia Agatha untuk Anak-anaknya
-
Bantul Belum Layak Anak, Kasus Kekerasan Masih Jadi Penyebab Utama
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif
-
Kisah Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Bawa Cita Rasa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hadirkan BRImo Taiwan, BRI Raih Penghargaan Inovasi di IDX Channel 2026