SuaraKaltim.id - Guna mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 jelang hari raya Idulfitri, Polesta Balikpapan akan memperketat penerapan protokol kesehatan (prokes). Sejumlah posko akan dibangun di sejumlah titik di Kota Beriman.
“Kita bukan berbatasan dengan provinsi lain, jadi kita hanya dirikan pos-pos prokes saja, kita pengetatan prokes. Kita akan turunkan dua per tiga kekuatan polres yang diturunkan,” ujar Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Turmudi, Senin (3/5/2021), dilansir dari Inibalikpapan.com, media jaringan Suara.com.
Sentral atau pusat perbelanjaan akan menjadi perhatian Satgas penanganan Covid-19 di Balikpapan.
Sebab, setiap jelang Idulfitri, warga biasanya ramai berkunjung ke pusat perbelanjaan, untuk memenuhi kebutuhan lebaran.
“Kita juga ada pos-pos terutama di pusat-pusat perbelanjaan, itu juga pos ketupat sekaligus, prokesnya kita tingkatkan disitu,” ujarnya
Selain itu juga di pelabuhan maupun bandara, termasuk titik-titik perbatasan yakni kilometer 13 Balikpapan Utara dan Manggar Balikpapan Timur.
“Pos kita juga ada di pelabuhan, di bandara juga ada untuk memantau,” ujarnya.
“Di kilo 13 sama di manggar itu pos untuk pengetatan prokes, masayarakat yang mau keluar kota dan masuk.”
Dia juga mengingatkan masyarakat agar mengikuti kebijakkan pemerintah tidak mudik lebaran tahun ini.
Baca Juga: Bank Indonesia Paparkan Sejumlah Faktor Picu Inflasi di Balikpapan
“Saya mengimbau kepada masyarakat khususnya kota Balikpapan patuhi dan ikuti kebijakkan pemerintah untuk tidak mudik,” ujarnya
Kata dia, larangan mudik untuk mencegah penularan covid-19. Karena rawan membawa covid-19 ke daerah tujuan.
“Jangan sampai terjadi lonjakkan-lonjakkan ditempat yang baru saat kita kunjungi nanti pas mudik,” ujarnya
“Bagaimana pun juga itu untuk kepentingan kita bersama. Jangan juga nanti kalau kembalinya, khususnya covid-19 ini kita bawa.”
Berita Terkait
-
Bank Indonesia Paparkan Sejumlah Faktor Picu Inflasi di Balikpapan
-
Ketati Prokes, Pemkot Malang Ogah Kecolongan di Mal dan Pusat Perbelanjaan
-
Survei IDEAS: Keluarga Miskin Lebih Patuh Prokes dan Tak Terinfeksi Corona
-
Libur Lebaran, Pemkot Balikpapan: Semua Obyek Wisata Tutup
-
Pemkot Jakut: Pekerja Tak Terima THR Segera Lapor ke Posko
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas
-
Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya