SuaraKaltim.id - Keberadaan mobil ambulans di masa Pandemi Covid-19 menjadi sangat vital dan penting untuk mengangkut pasien maupun jenazah. Namun tak jarang banyak warga yang penasaran dengan banyaknya mobil ambulans yang melintas seperti di Balikpapan.
Tak heran banyak warga yang kemudian menyatakan, jika ambulans yang melintas tersebut kosong dan hanya menakut-nakuti warga.
Untuk menampik anggapan tersebut, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan Andi Sri Juliarty mengemukakan jika ambulans yang lalu lalang di Kota Balikpapan juga memiliki fungsi lain, di samping mengangkut pasien ataupun jenazah.
“Kalau di Balikpapan diisi oleh petugas promosi kesehatan (promkes),” ujarnya seperti dilansir Presisi.co-jaringan Suara.com pada Sabtu (10/7/2021).
Petugas promosi kesehatan tersebut, kata Andi, bertujuan untuk memberikan kewaspadaan kepada masyarakat. Apalagi di masa sekarang, saat Kota Balikpapan kondisinya sedang genting.
Dia menegskan, petugas promkes ini memberikan pengumuman kepada masyarakat agar lebih hati-hati.
Diakuinya di beberapa daerah di luar Balikpapan, tampak ambulans membunyikan sirine namun tidak mengangkut pasien maupun jenazah di dalamnya.
Menurutnya, hal itu dilakukan, kemungkinan besar karena tidak ada tenaga yang bisa mengumumkan dengan menggunakan pengeras suara.
“Jadi mereka nyalakan sirine saja dan kemudian berputar-putar,” jelasnya.
Baca Juga: Viral Ambulans Dilempari Batu di Flyover Purwosari, Korban Lapor ke Polresta Solo
Untuk diketahui, saat ini Kota Balikpapan merupakan satu dari tiga daerah di Kaltim yang menerapkan PPKM Darurat. Penetapan tersebut dilakukan langsung oleh pemerintah pusat, karena tingginya angka penularan dan juga tingkat kematian di atas rata-rata rasio nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng
-
Sudah Terjadi Sejak 2009, Warga Berau Geram Pemadaman Listrik Kembali Berlanjut
-
Kebakaran Lahan di Tol Samarinda-Balikpapan, Petugas Terkendala Pasokan Air
-
37 Orang Ditangkap Terkait Dugaan Pencurian Kabel Modus Gali Jalan di Samarinda