SuaraKaltim.id - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat adanya penambahan 630 orang pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga bertambah menjadi 32.971 orang yang terinfeksi virus corona di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
"Terjadi penambahan yang cukup banyak pasien Covid-19 di NTT pada Rabu (21/7) mencapai 630 orang. Penambahan ini menunjukkan penularan kasus sangat cepat," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Marius Ardu Jelamu di Kupang, Kamis (22/7/2021).
Ia mengatakan peningkatan kasus positif Covid-19 itu menjadi sangat tinggi itu setelah tim gugus tugas gencar melakukan tracing terhadap warga yang sempat melakukan kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19. Menurutnya 630 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 itu diketahui setelah melalui pemeriksaan swab.
"Ada 1.786 sampel swab yang diperiksa pada Rabu (21/7) dan 630 diantaranya dinyatakan positif Covid-19," tegas Marius.
Baca Juga: Mahasiswa Fashion Desain Bikin Pameran Virtual, Angkat Kain Tenun Sumba
Dia mengatakan pasien Covid-19 yang masih dalam perawatan dan isolasi mandiri di Provinsi Nusa Tenggara Timur mencapai 10.737 orang.
Menurut dia pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh dari infeksi virus corona pada Rabu (21/7) tercatat sebanyak 727 orang sehingga bertambah menjadi 21.581 orang.
Sedangkan pasien yang meninggal dunia karena paparan virus corona di provinsi berbasis kepulauan ini mencapai 653 orang.
Dia berharap warga NTT terus waspada dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di tengah adanya kasus varian baru Delta yang telah ditemukan di Kota Kupang. (Antara)
Baca Juga: Setengah Juta Rumah Tangga Indonesia Hidup Tanpa Listrik, Solusinya?
Berita Terkait
-
Jaringan Predator Seks Anak di NTT: Sosok VK Diduga Jadi 'Makelar' Eks Kapolres Ngada!
-
Eks Kapolres Ngada Ditahan Bareskrim: Kasus Asusila Anak di Bawah Umur Terungkap!
-
Polisi Predator Anak: Kapolres Ngada Diduga Cabuli 3 Bocah, Video Disebar Online!
-
Kisah Inspiratif dari NTT: Guru Honorer Berjuang Demi Pendidikan di Desa Terpencil
-
Menu Makan Bergizi Gratis Siswi di NTT Bikin Publik Geram, Dapat Daging Mentah
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN