SuaraKaltim.id - Melihat lokasi museum dengan kualitas pemandangan yang diberikan langsung depan mata kita. Secara keseluruhan objek dan view yang ditawarkan 360º dapat memberikan kesan tersendiri, khususnya bagi kamu yang senang bereksplorasi lokasi secara virtual.
Yah, alternatif ini ditawarkan pemerintah semenjak pandemi Covid-19 terjadi. Wisata virtual menjadi solusi yang tepat untuk tetap bisa melakukan eksplorasi tanpa harus datang ke lokasi.
Beberapa museum di Indonesia juga sudah melakukan itu. Diantaranya, Museum Nasional, Museum Kepresidenan, Museum Sangiran, Museum Benteng Vredeberg, serta Museum Seni Rupa & Keramik.
Tak mau ketinggalan, Museum Mulawarman juga akan melakukan hal senada. Di konfirmasi secara terpisah, Kepala UPTD Museum Mulawarman, Jaka Budiana mengatakan, selama PPKM pihaknya tidak menerima wisatawan yang datang ke museum, dan akan mengoptimalkan wisata museum melalui virtual.
“Selama pemberlaukan PPKM, pihak Satgas Covid-19 Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tidak mengijinkan Museum Mulawarman untuk beroperasi, oleh karena itu kita memanfaatkan dunia digital untuk memamerkan beberapa koleksi denga tema-tema tertentu,” katanya, Minggu (22/8/2021).
Ia menjelaskan, untuk pertama kalinya pihak Museum Mulawarman mengadakan virtual tour. Dimana, semua masyarakat dapat menyaksikan secara live di kanal youtube Museum Mulawarman.
“Rencananya besok (Senin 23 Agustus 2021) kita akan live virtual, dengan tema 'Peradaban Islam di Kutai Kartanegara',” jelasnya.
Lebih lanjut, adapun isi dari virtual tersebut dan menampilkan koleksi-koleksi peninggalan Kesultanan Kutai Kartanegara, serta bangunan-bangunan tua dalam penyebaran Agama Islam pada masa kerajaan.
Ia mengungkapkan, target utamanya adalah anak-anak pelajar dan mahasiswa untuk belajar sejarah, hal itu yang ditawarkan oleh pengelola museum. Pasalnya, para wisatawan yang berkunjung kebanyakan dari kalangan tersebut.
Baca Juga: Lexus Indonesia Gelar Pameran Virtual Lexus Immersive World
“Kebanyakan dari kalangan pelajar dan mahasiswa, yang belajar tentang sejarah Kerajaan Kutai Kartanegara di Museum Mulawarman,” ungkapnya.
Dengan diadakannya virtual museum, para pecinta museum dapat mempelajari sejarah dan koleksi yang ada di Museum Mulawarman melalui media sosial.
Ia juga berharap, situasi pandemi bisa berangsur kondusif. Agar museum-museum di Kaltim bisa beroperasi melayani masyarakat seperti semula.
"Termasuk Museum Mulawarman kita," tandasnya mengakhiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas