SuaraKaltim.id - Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) tiba di Samarinda pada hari Selasa (24/8/2021) sekitar pukul 10.30 Wita.
Terlihat di beberapa ruas Jalan Pahlawan, Kecamatan Samarinda Ulu, banyak sekali warga yang menanti kedatangan orang nomor 1 di Indonesia tersebut.
Dengan didampingi langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor dan dikawal ketat oleh pasukan pengamanan presiden (Paspampres) Presiden Jokowi langsung bertolak ke SMP Negeri 22 Samarinda, untuk meninjau vaksinasi massal kepada para pelajar.
Usai meninjau vaksinasi massal di SMP Negeri 22 Samarinda, dan hendak bertolak menuju ke Lamin Etam, Kantor Gubernur Kaltim. Presiden Jokowi nampak melempar beberapa kaos untuk dibagikan kepada warga. Warga pun berhamburan untuk merebut kaos tersebut.
Salah satu warga yang telah menanti kedatangan presiden dari pukul 09.00 wita tadi mengatakan, sangat kecewa karena tidak mendapatkan baju dari Presiden Jokowi.
"Kecewa banget ini saya sudah lama menunggu tapi malah gak dapat baju," ungkap Endang.
Berbanding tebalik, salah satu warga bernama wira sangat bahagia walaupun tidak bisa bersalaman dengan sang presiden. Dirinya sangat bersyukur bisa mendapatkam baju yang dibagikan oleh Presiden Jokowi.
"Ini bahagia sekali mas, walaupun tidak bisa bersalaman dengan Pak Presiden, saya dapat baju yang dilemparkan itu," imbuhnya.
Diketahui sebelumnya, Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja di dua kota, Kaltim yaitu Samarinda dan Balikpapan.
Baca Juga: Jokowi Bareng Prabowo Pantau Vaksinasi di Samarinda: Semoga Covid Dihilangkan dari Sini
Usai meninjau vaksinasi di Samarinda, PResiden Jokowi akan langsung memberikan pengarahan kepada wali kota dan Bupati se-Kaltim, kemudian setelahnya akan meresmikan tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) dari seksi I dan V.
Kontributor: Apriskian Tauda Parulian
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
DPD RI Kaltim Serap Aspirasi Mahasiswa untuk Revisi UU Pemilu 2029
-
Lewat #YokKitaGAS, BRI Ajak Pengunjung MotoGP Mandalika Peduli Lingkungan
-
BRI Kembali Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia, Bukti Konsistensi Jaga Kepercayaan Nasabah
-
Bukan Tenggelam, Pria Tewas di Sungai Mahakam Ternyata Korban Pengeroyokan
-
Warga Kaltim Diminta Waspada Sakit ISPA dan Demam Berdarah