SuaraKaltim.id - Kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Samarinda benar-benar memberikan kesan. Hal itu karena adanya video yang beredar di media sosial saat mobil rombongan Presiden Jokowi tengah melintas, namun disalip oleh sebuah ambulans.
Kejadian itu terjadi di Jalan DI Panjaitan, Samarinda, Selasa (24/8/2021). Terkait itu, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono membenarkan.
Ia bahkan menjelaskan dengan rinci peristiwa tersebut, saat mulanya rombongan mendengar suara sirine ambulans dari belakang.
"Ya kan rangkai. Presiden medengar ada sirine ambulance dari belakang, (rangkaian presiden tidak menggunakan sirene), berarti itu ada sirine khas ambulance yang harus didahului yang tentunya sedang bertugas membawa pasien," ujarnya, disadur dari Suara.com, Jumat (26/8/2021).
Kemudian, rombongan Presiden Jokowi langsung memberi jalan mobil ambulans tersebut. Hal itu katanya, agar mobil ambulans dapat melintas lebih dahulu.
"Maka rangkaian presiden memberi jalan untuk di dahului (melintas) rangkaian," tuturnya.
Achmad, Sopir Ambulans yang Salip Mobil Presiden Jokowi: Pengalaman yang Tak Terlupakan
Saat kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Samarinda beberapa waktu lalu, terdapat kejadin unik dan bersejarah. Yakni, sebuah ambulans yang menyalip iring-iringan Presiden Jokowi.
Ternyata sopir ambulans tersebut bernama Achmad Faisal. Pria itu berusia 31 tahun. Ia mengakui dirinya memang sengaja membalap rombongan Presiden Jokowi, Selasa (24/8/2021) lalu.
Baca Juga: Achmad, Sopir Ambulans yang Salip Mobil Presiden Jokowi: Pengalaman yang Tak Terlupakan
Kala itu, dirinya bertugas membawa pasien dengan hemoglobin (HB) rendah. Ia pun mengantarkan pasies dari Puskesmas Sungai Siring menuju Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie (AWS).
Sebagai sopir ambulans, ngebut dan membalap kendaraan di jalan merupakan hal biasa baginya. Tujuannya, agar pasien sampai rumah sakit dan segera ditolong petugas medis.
Namun, hal berbeda didapati olehnya pada siang itu. Sekitar pukul 12.30 Wita, mobil ambulans yang dibawanya berpapasan dengan rombongan Presiden Jokowi. Awalnya, ia tak mengetahui kalau iring-iringan yang akan dibalapnya mengawal orang nomor satu di Indonesia.
“Kejadian itu pas di Jl. DI Panjaitan, nah pas Panjaitan itu saya lewat, saya lihat itu rombongan pertama Toyota Hi Ace, saya lewat, dikasih jalur sama polisinya sebelah kiri, saya susur terus, nah begitu pas di depan Budi Center, saya lihat itu ternyata ada rombongan mobilnya pak Presiden, saya lihat pelatnya Indonesia 1, kaget saya nih mau disalip apa ndak,” akunya, dikutip dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Kamis (26/8/2021).
Ia pun berusaha untuk tetap menyalip dan rupanya pihak kepolisian yang mengawal Presiden memberikan jalan.
“Nyuruh maju, melambaikan tangan suruh maju. Setelah saya maju, begitu dekat dengan mobilnya presiden, saya buka kaca, saya cuma teriak “Izin Pak,” dia (presiden) melambaikan tangan, sudah saya langsung maju lagi,” ucapnya terharu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif