SuaraKaltim.id - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kalimantan Timur berharap dua wilayah, yakni Kabupaten Mahakam Ulu dan Kabupaten Panajam Paser Utara, segera masuk dalam zona hijau dengan sisa pasien Covid-19 kurang dari lima orang.
"Untuk Mahakam Ulu hanya tersisa tiga orang pasien Covid-19, sedangkan di Panajam Paser Utara empat orang, mudah-mudahan dua wilayah tersebut segera nol kasus," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak di Samarinda, Rabu (20/10/2021).
Andi mengatakan secara keseluruhan pasien Covid-19 yang masih menjalani perawatan di Kaltim sebanyak 321 orang dengan sebaran terbanyak di Kota Balikpapan 86 orang.
Pasien lainnya tersebar di Bontang 60 orang, Kutai Barat 45 orang, Berau 39 orang, Samarinda 32 orang, Kutai Timur 29 orang, Kutai Kartanegara 14 orang dan Paser sembilan orang.
Menurut Andi dari 10 wilayah di Kaltim, empat wilayah dalam status zona kuning, empat wilayah zona oranye dan dua wilayah lainnya, yakni Balikpapan dan Bontang masih menyandang status zona merah.
Dia mengatakan pada perkembangan kasus harian Rabu (20/10) ada tambahan kasus terkonfirmasi positif 18 orang dan tambahan kasus sembuh 42 orang.
Dengan adanya tambahan kasus baru tersebut menjadikan akumulasi kasus positif di Kaltim sebanyak 157.698 kasus, sedangkan yang telah dinyatakan sembuh 151.941 kasus.
Andi menambahkan untuk kasus meninggal dunia masih mengalami kenaikan dua orang dan menjadikan total keseluruhan kasus meninggal dunia Covid-19 mencapai 5.436 orang.
"Kami tetap mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, ingat penyebaran virus masih terjadi dan perlu kewaspadaan kita semua," ujar Andi. (Antara)
Baca Juga: Update: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 912 Kasus, 16.376 Orang Masih Dirawat
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu
-
JPMorgan Berikan Validasi Atas BBRI, Kualitas Aset Membaik
-
Suara.com Audiensi dengan DPD RI Kaltim, Bahas Sinergi Publikasi dan Keterbukaan Informasi
-
KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu
-
Strategi Dorong UMKM Desa Berkembang Melalui Peran Mantri BRI, Simak Kisah dari Sumatera Utara Ini