SuaraKaltim.id - Kapolda Kaltim Irjen Pol Heri Rudolf Nahak mengungkapkan, capaian vaksinasi telah mencapai 52 persen hingga Rabu (20/10/2021). Hal itu disampaikan olehnya disela-sela teleconfrece dengan Panglima TNI dan Kapolri dalam kegiatan vaksinasi massal dan pemberian bantuan social dari angkata AKABRI 99.
“Seperti diketahui yang sekarang kita lakukan percepatan vaksinasi Kaltim hari ini sudah ada diangka 52 persen untuk dosis pertama dan 31 persen dosis kedua, kalau saya tidak salah,” ujarnya dikutip dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com di hari yang sama.
Ia mengatakan, hingga kini untuk Kota Balikpapan telah mencapai 66 persen untuk dosis pertama dan 40 persen dosis kedua. Harapannya, Kaltim dan Balikpapan bisa mencapai 70 persen vaskinasi.
“Kita mendorong ini semua, kalau kita bisa mencapai 70 persen vaksin pertama dan vaksin kedua mengikuti,” terangnya.
Lebih lanjut, jika Kota Minyak mencapai 70 status PPKM Level 2 akan turun menjadi Level 1. Sehingga aktivitas kegiatan sosial ataupun ekonomi masyarakat bisa kembali normal.
“Bisa berangsur-angsur menuju normal, dengan begitu kita berharap ekonomi nasional kembali pulih."
“Sebagaimana kita bilang Indonesia tangguh, Indonesia Tumbuh. Kita juga berharap Balikpapan menjadi kota yang duluan menjadi 70 persen sehingga level PPKM ke level 1,” tambahnya.
Namun ia tetap mengingatkan masyarakat untuk tetap patuh pada penerapan protokol kesehatan (Prokes). Ia juga ingin daerah lain di Kaltim bisa mencapai 70 persen vaksinasi. Bukan hanya Balikpapan saja.
Ia juga berpesan, agar masyarakat yang belum divaksin untuk segera mendatangi sentra-sentra vaksinasi ataupun puskesmas. Sehingga bisa mendapatkan kesempatan vaksinasi.
Baca Juga: Kekerasan Terhadap Masyarakat yang Dilakukan Aparat Kepolisian, Ini Jaminan Polda Kaltim
“Pesan saya adalah mari warga masyarakat yang belum divaksin silahkan datangi ke gerai-gerai vaksin, puskesmas-puskesmas atau apabila ada kegiatan-kegiatan vaksinasi massal. Supaya kita semua berpartisipasi dalam menciptakan Balikpapan, Kaltim menjadi provinsi segera mencapai kekebalan komunal,” pungkasnya mengakhiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif
-
Kisah Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Bawa Cita Rasa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hadirkan BRImo Taiwan, BRI Raih Penghargaan Inovasi di IDX Channel 2026