SuaraKaltim.id - Tiga jembatan penghubung antar kecamatan di hias semenarik mungkin untuk bisa menarik para wisatawan susur sungai di Kutai Timur (Kutim). Tiga kecamatanan itu menghubungkan Kecamatan Sangatta Utara dan Selatan. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kutim, Nurullah.
“Jadi tiga jembatan ini yakni kampung kajang, Masabang (Sangatta Lama) dan jembatan Pinang,” sebutnya melansir dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Selasa (7/12/2021).
Dia menjelaskan, tujuannya untuk menjadikan sungai objek wisata susur sungai. Nantinya ada perahu atau ponton yang melintas dibawah jembatan dengan pemandangan yang indah.
Untuk alokasi anggaran menggunakan APBD Kutim dengan nominal sekitar Rp 180 Juta.
“Anggaran bersumber dari APBD Kutim dan besarannya sekitar Rp 180 Jutaan dan ini masih tahap pengerjaan,” jabarnya.
Dispar Kutim kini tengah fokus untuk wisata susur sungai dalam rangka meningkatkan perekonomian pemilik ponton yang lama menganggur pasca pembangunan jembatan.
“Harapannya kapal ponton bisa masuk dalam salah satu wisata. Kami rencanakan ke depan ponton akan dimodifikasi agar menarik di mata wisatawan,” sebutnya.
Pihaknya telah menyusun konsep untuk mengecat atau mempercantik ponton yang dimiliki masyarakat.
“Sebab ada potensi wisata di lokasi tersebut maka kami telah terlebih dahulu terjun untuk melihat situasi dan kondisi sekitar,” tutupnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BPBD Kota Samarinda Petakan Kawasan Rawan Kabut Asap Dampak Karhutla
-
Dikepung Api dan Asap, Dua Kompleks Perumahan Dekat Bandara Syamsudin Noor Terancam
-
Karhutla Mengintai, Bandara APT Pranoto Siaga Kabut Asap Ganggu Penerbangan
-
BRI Group Perkuat Reputasi Global Lewat Enam Penghargaan Bergengsi
-
Kelolaan Emas BRI Group Capai 153 Ton, Perkuat Ekosistem Nasional dan Selaras Pidato Presiden RI