SuaraKaltim.id - Hujan deras disertai petir diperkirakan akan terjadi di wilayah Kalimantan Timur pada hari ini Sabtu hingga Minggu (12/12/2021), sehingga semua pihak diminta waspada terhadap dampaknya. Hujan lebat yang terjadi bisa saja menyebabkan jalan licin, banjir, pohon tumbang, tanah longsor, dan lainnya.
"Peringatan dini ini langsung kami sampaikan ke kabupaten/kota, terutama ke BPBD agar bisa dilakukan langkah antisipasi," ujar Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan Idham Chalid di Balikpapan, Jumat malam.
Sejumlah kawasan yang diprakirakan hujan disertai petir (hujan petir) adalah Kabupaten Berau pada Sabtu pukul 20.00 Wita yang melanda 9 kecamatan, yakni Tanjung Redeb, Kelay, Pulau Derawan, Batu Putih, Biduk-Biduk, Gunung Tabur, Sambaliung, Segah, dan Teluk Bayur.
Di jam yang sama juga terjadi hujan lebat di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Tabalar, Biatan, dan Kecamatan Talisayan.
Pukul 23.00 Wita melanda di 10 kecamatan, yakni Tanjung Redeb, Kelay, Pulau Derawan, Talisayan, Gunung Tabur, Sambaliung, Segah, Teluk Bayur, Tabalar, dan Biatan.
Kemudian, lanjutnya, pada Minggu dini hari atau pukul 02.00 Wita hujan petir terjadi di Kecamatan Batu Putih dan Biduk-Biduk.
Minggu Pukul 05,00 Wita hujan petir di Kecamatan Tabalar, Batu Putih, Biatan, Biduk-Biduk, Talisayan, dan pukul 08.00 diprakirakan terjadi di Batu Putih dan Biduk-Biduk.
Untuk Kota Balikpapan pada Sabtu pukul 17.00 dan 20.00 diprakirakan hujan petir terjadi di Kecamatan Balikpapan Timur.
Di Kabupaten Kutai Barat pada Sabtu pukul 17.00 hujan petir terjadi di Kecamatan Sendawar, Long Iram, Linggang Bigung, Mook Manaar Bulatn, dan Tering.
Pukul 20.00 hujan petir terjadi Sendawar, Long Iram, Melak, Muara Pahu, Barong Tongkok, Jempang, Linggang Bigung, Mook Manaar Bulatn, Muara Lawa, Nyuatan, Sekolaq darat, dan Tering.
Kabupaten Kutai Timur pada Sabtu pukul 17,00 hujan petir di Kecamatan Batu Ampar, Kaliorang, Muara Ancalong, Sangkulirang, Kaubun, Long Mesangat, Muara Bengkal, Telen, dan Teluk Pandan.
Pukul 20.00 hujan petir di Kecamatan Batu Ampar, Karangan, Kongbeng, Muara Ancalong, Muara Wahau, Sandaran, Sangkulirang, Bengalon, Busang.
Pukul 23.00 hujan petir di Kecamatan Batu Ampar, Karangan, Kongbeng, Long Mesangat, Muara Bengkal, dan Telen.
"Hari Minggu pukul 02.00 dini hari hujan petir di Kecamatan Kaliorang, Sandaran, Kaubun. Pukul 05.00 di Kecamatan Sandaran dan Sangkuliran, pukul 08.00 hanya di Kecamatan Sandaran," ujar Idham.
Berita Terkait
-
El Nino 2026 Ancam Pertanian, Air Bersih hingga Karhutla
-
7 Fenomena Langit Sepanjang Agustus 2026, Hujan Meteor Perseid hingga Gerhana Matahari
-
BMKG Pastikan Gempa M6,8 di Jepang Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia
-
2 Hujan Meteor Akhir Juli 2026 Hiasi Langit Indonesia! Ini Jadwalnya
-
Situ Ciburuy Mulai Mengering, Daratan Muncul di Tengah Danau
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Publikasi Ilmiah
-
Bangunan Miring dan Plafon Pernah Runtuh, SDN 002 Anggana Butuh Perhatian Pemerintah
-
ASN di Samarinda Tewas Dalam Kamar Kosnya, Sempat Mengeluh Telepon Istri
-
BRIvolution Reignite Perkuat Kinerja BRI dan Berikan Dampak Bagi Perekonomian Rakyat
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu