SuaraKaltim.id - Laga panas bakal tersaji saat Barito Putra menjamu Borneo FC dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali, Jumat (14/1/2022) nanti.
Dalam laga sebelumnya, Laskar Antasari dipecundangi Bali United dengan skor telak 3-0. Sedangkan Pesut Etam nyaris kalah dari Persik Kediri, di mana skor akhir yakni 1-1.
Asisten Pelatih Borneo FC Ahmad Amiruddin mengatakan, pihaknya mewaspadai kebangkitan tim asal Kota Banjarmasin itu. Mengingat kini ditangani pelatih Rahmad Darmawan, dengan sejumlah pemain baru.
Disamping itu, Barito Putera ingin menjauh dari zona degradasi. Karena kini, posisinya sangat rawan. Bayu Pradana dan kawan-kawan menghuni peringkat 15 klasemen sementara dengan poin 15.
Poin tersebut sama dengan poin Persela Lamongan yang berada di zona degradasi atau peringkat 16 klasemen sementara. Hanya saja, Barito Putera unggul selesih gol.
Mereka bahkan hanya selisih satu poin dari Persipura Jayapura yang menghuni peringkat 17 dengan poin 14. Jika kalah, Barito Putera bisa saja akan semakin terjerembab di zona degradasi.
“Barito Putera sudah menanti kami di pertandingan terdekat. Mereka punya kekuatan baru setelah datangnya beberapa pemain termasuk pelatih. Kami sangat respek dengan merek dan kami harus mewaspadai kebangkitannya,” ujarnya, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Kamis (13/1/2022).
Mantan striker timnas itu menyatakan, sudah melakukan evaluasi terkait hasil kurang maksimal di laga sebelumnya. Sehingga para pemain harapannya tidak melakukan kesalahan yang sama.
“Evaluasi sudah kami lakukan. Kami melihat rekaman video hasil pertandingan lawan Persik. Dan seluruh pemain yang diturunkan mengetahui apa yang membuat mereka harus dievaluasi,” sambatnya.
Baca Juga: Link Live Streaming Arema FC Vs PSS Sleman, BRI Liga 1 Malam Ini
“Di pertandingan berikutnya kami dari tim pelatih ingin pemain tak banyak melakukan kesalahan serupa,” harapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'
-
Pemprov Kaltim Alihkan 49 Ribu Peserta BPJS, Pemkot Samarinda Menolak!
-
Keterlibatan Keluarga Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud di Berbagai Posisi Strategis
-
Mengenal Jaringan Bisnis Energi yang Pernah Dikelola Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud