SuaraKaltim.id - Viral di media sosial (Medsos) Instagram, aktor senior Steven Seagal sempat mengunjungi Suku Dayak di Kalimantan. Nampak dari video, aktor Hollywood tersebut turun dari mobil, bersamaan dengan para pengawalnya.
Dihadapannya, beberapa orang dengan atribut khas Suku Dayak siap menyambut. Nampak salah satu dari mereka, berdiri berhadapan dengan aktor dengan tubuh tinggi besar tersebut.
Pria dengan tato khas Suku Dayak itu nampak memegang Mandau, salah satu senjata tajam sejenis parang yang berasal dari kebudayaan Dayak di Kalimantan.
Siapa sangka, ketika itu, sang aktor justru diminta untuk mencium senjata tersebut. Tanpa neko-neko, sang aktor mencium Mandau tersebut.
Steven Seagal mencium Mandau itu di kedua sisinya. Lalu memberikan senjata tajam itu kepada pemiliknya, orang yang diduga merupakan salah satu masyarakat asli Suku Dayak.
Hal itu juga disampaikan oleh admin Instagram @samarindaetam. Dalam keterangan tulisnya, ia mengatakan peristiwa tersebut terjadi beberapa waktu lalu.
"Aktor senior Steven Seagal beberapa waktu lalu sempat mengunjungi Suku Dayak di Kalimantan. Bahkan aktor yang sudah malang melintang di dunia perfilman Hollywood itu disambut hingga mencium mandau, mengagumi kekayaan budaya yang ada di Kalimantan," jelasnya, dikutip Selasa (25/1/2022).
Tanggapan warganet
Warganet yang menyaksikan unggahan tersebut ramai memberikan komentar. Banyak dari mereka yang mengagumi aksi Steven Seagal mencium Mandau tersebut.
Baca Juga: Latihan Keluarkan Pasien dari Mobil, Sopir Ambulans Malah Berakhir Bikin Teman Tak Berdaya
Beberapa dari mereka justru menantang Edy Mulyadi untuk datang dan melakukan hal yang sama. Edy Mulyadi merupakan orang yang diduga melakukan penghinaan terhadap masyarakat Kalimantan.
"Kalimantan itu orang2nya baik2 kok hanya saja orang yg gak sama sekali datang ke kalimantan menganggap kalimantan sebelah mata, sini boss main2 ke Kalimantan biar kamu gak asbun," katanya.
"Panas dingin Edi ni dirumah nya hayu Kam Edi Mulyadi," ucapnya.
"Beliau ni seumur hidup main film kada suah jadi orang jahat hen," tuturnya.
"Klo orang yg dari luar negeri sana, bisa menghargai adat istiadat, tata Krama, juga budaya Kalimantan, berarti orang Indonesia yg ga bisa menghargai bahkan menghina Kalimantan, mungkin lebih baik angkat kaki dari bumi NKRI...," timpalnya.
"Gw pribadi yg pernah numpang makan dan hidup di sana ( kalimantan timur) merasa bangga akan adat suku dayak yg sangat welcome ke org org pendatang," terangnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB
-
Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit
-
Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi
-
Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling
-
37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka