SuaraKaltim.id - Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Kalimantan Timur (Kaltim) membuat beberapa tokoh di Benua Etam bersuara. Mereka banyak yang menyambut baik perpindahan pusat pemerintahan Indonesia itu.
Salah satunya Tokoh etnis Dayak Tonyoi Benuaq, Rina Laden. Wanita kelahiran Kutai Barat (Kubar) 20 November 1951 itu menyambut positif pengesahan IKN Nusantara di Bumi Mulawarman.
Dia meyakini, kehadiran IKN Nusantara bakal mendongkrak pengembangan infrastruktur dasar bagi kehidupan masyarakat di Kaltim. Utamanya, fasilitas pendidikan yang disebut olehnya penting bagi generasi bangsa ke depan.
“Terima kasih untuk bapak presiden. Karena (pemindahan ibu kota,Red) niatnya baik untuk meningkatkan pembangunan,” katanya, melansir dari Presisi.co--Jaringan Suara.com, Selasa (8/2/2022).
Dia sekaligus mengajak seluruh masyarakat Kaltim untuk mengawal dan mendukung pembangunan IKN Nusantara. Terpenting bagi dirinya, warisan budaya leluhur yang sudah turun menurun selama ini. Dia ingin jangan ditinggalkan dengan kehadiran IKN Nusantara di Kaltim.
“Yang sudah terbukti, teruji bagus untuk pendidikan dan kepemimpinan juga. Kami berharap, presiden memperhatikan upaya pelestarian budaya di wilayah IKN Nusantara,” harapnya.
Sebagai seorang tokoh adat, Rina tak lupa menyampaikan pesan penting bagi para pemuda di Kaltim dalam menyambut IKN Nusantara, utamanya dalam menghadapi persaingan mendatang.
“Harus mempersiapkan diri dari sekarang. Jangan pernah meminta, harus berusaha,” pesannya mengakhiri.
Baca Juga: Kahiyang Ayu Gelar Sesi Pemotretan Terbaru, Penampilannya Dipuji Warganet
Berita Terkait
-
Soal UU IKN Digugat ke MK, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco: Kalau Memang Nggak Setuju Ya Gugat Kan Ada Wadahnya
-
Miris, Kampung Gerunggung Masuk Desa Sangat Tertinggal yang Dekat dengan IKN Nusantara, Ini yang Diperlukan
-
Jokowi Kurang Terlibat, Ini Berbagai Sebab Kasus Kanker di Indonesia Masih Sulit Ditangani
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Rabu 25 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda dan Sekitarnya, Selasa 24 Februari 2026
-
Bos Tambang Batu Bara di Kaltim Ditahan, Disebut Rugikan Negara Rp500 Miliar
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Selasa 24 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Samarinda, Senin 23 Februari 2026