SuaraKaltim.id - Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Kalimantan Timur mengalami kenaikan sebanyak 2.225 orang dengan kasus kesembuhan bertambah sebanyak 1.090 orang.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak di Samarinda, Jumat (25/2/2022), menyampaikan tambahan kasus positif tertinggi masih terjadi di Balikpapan dengan jumlah 733 orang.
Tambahan kasus positif lainnya terjadi di Kutai Kartanegara 400 orang, Samarinda 346 orang, Bontang 177 orang, Berau 163 orang, Kutai Barat 159 orang, Kutai Timur 125 orang, Penajam Paser Utara 60 orang, Paser 58 orang dan Mahakam Ulu 4 orang.
“Tiga hari terakhir telah terjadi penambahan kasus positif lebih dari dua ribu kasus di Kaltim, sehingga kami imbau masyarakat makin waspada,” kata Andi.
Ia menyebutkan untuk tambahan kasus sembuh terjadi di Balikpapan sebanyak 545 orang, Samarinda 170 orang, Kutai Kartanegara 105 orang, Kutai Timur 80 orang, Penajam Paser Utara 75 orang, Bontang 53 orang, Berau 25 orang, Paser 19 orang, Kutai Barat 14 orang dan Mahakam Ulu 4 orang.
“Kasus meninggal dunia juga terjadi tambahan 7 orang dengan rincian tiga orang di Balikpapan dan sisanya di Berau, Kutai Barat, Kutai Timur dan Bontang dengan masing-masing satu orang meninggal,” ujar dia.
Ia menyebutkan bahwa jumlah pasien Covid-19 di Kaltim yang menjalani perawatan baik di rumah secara mandiri maupun di rumah sakit terus mengalami kenaikan. Saat ini jumlah keseluruhannya mencapai 18.934 orang.
Pasien dirawat terbanyak berada di Balikpapan dengan jumlah 6.617 orang, disusul Samarinda 3.363 orang, Kutai Kartanegara 2.824 orang, Bontang 1.718 orang dan Kutai Timur 1.618 orang.
Selanjutnya, Kutai Barat 845 orang, Berau 839 orang, Paser 548 orang,,Penajam Paser Utara 546 orang dan Mahakam Ulu 17 orang.
Baca Juga: Bertambah 941 Kasus, Positif Covid-19 di Lampung Capai 61.464 Orang
“Kami imbau kepada masyarakat untuk lebih peduli dengan protokol kesehatan, ingat kita bisa meredam lonjakan kasus di tahun sebelumnya karena masyarakat lebih tertib dalam menjalankan prokes,” tuturnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'
-
Pemprov Kaltim Alihkan 49 Ribu Peserta BPJS, Pemkot Samarinda Menolak!
-
Keterlibatan Keluarga Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud di Berbagai Posisi Strategis
-
Mengenal Jaringan Bisnis Energi yang Pernah Dikelola Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud
-
Heboh Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 M, Pemprov Kaltim Buka Suara