SuaraKaltim.id - Pasca Penajam Paser Utara (PPU) ditetapkan menjadi Ibu Kota Negara (IKN), dikabarkan bakal akan banyal peluang usaha yang terbuka. Salah satunya pelaku usaha di sektor perjalanan wisata.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar Provinsi Kaltim Sri Wahyuni. Untuk diketahui wanita berhijab ini sudah menyusuri kawasan IKN Nusantara. Dia melihat langsung lokasi titik nol yang bakal dibangun Istana Kepresidenan nanti.
Menurutnya, banyak obyek-obyek wisata yang bisa dikunjungi disekitar IKN Nusantara. Wisatawan dapat mengunjungi ekowisata mangrove yang memiliki jenis Bakau Emas yang jarang di jumpai di daetrah lain.
Salah satunya mangrove di Desa Mentawir. Belum lagi bisa melihat langsung satwa seperti bekantan. Bahkan, jika beruntung bisa melihat pesut yang ada di Teluk Balikpapan.
Pada 6 Maret 2022 lalu, perjalanan Sri Wahyuni menyusuri kawasan titik nol IKN dimulai dengan pendaratan pertamanya di kawasan tersebut menggunakan Helipad. Lalu, dari menara pantau, dia memantau IKN dengan ketinggian di atas 20 meter.
“Di kawasan Helipad #sahabatpariwisatakaltim dapat melihat Teluk Balikpapan dan menara IKN yang merupakan titik pantau penentuan kawasan titik nol,” ucapnya, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Kamis (10/3/2022).
Warga sekitar sudah membuat berbagai produk olahan khas mangrove dari Ekowisata Mangrove Mentawir, berupa pupur dingin Mangrove Pidada, sirup serta pernak pernik kerajinan dari anyaman bambu.
“Tak perlu khawatir, wisatawan dapat membawa buah tangan khas Desa Mentawir,” ujarnya.
Baca Juga: Intip Kekayaan Bambang Susantono, Kepala Otorita IKN, Cuma Punya 5 Motor dan 2 Mobil
Berita Terkait
-
Pilih Duet Bambang-Dhony Pimpin IKN Nusantara, Jokowi Berharap Bakal Jadi Kota Percontohan di Masa Depan
-
Dilantik Jadi Kepala IKN Nusantara, Bambang Susantono: Perlu 15 Sampai 20 Tahun Untuk Bangun Kota dengan Baik
-
Bakal Dilantik Jadi Kepala Otorita IKN, Ini Dia Jumlah Harta Kekayaan Bambang Susantono
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Publikasi Ilmiah
-
Bangunan Miring dan Plafon Pernah Runtuh, SDN 002 Anggana Butuh Perhatian Pemerintah
-
ASN di Samarinda Tewas Dalam Kamar Kosnya, Sempat Mengeluh Telepon Istri
-
BRIvolution Reignite Perkuat Kinerja BRI dan Berikan Dampak Bagi Perekonomian Rakyat
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu