BNI Cabang Samarinda Menanti Putusan Pengadilan
Dikonfirmasi terpisah, Legal BNI Cabang Samarinda Agus Amri dari balik telepon selulernya membenarkan jika pihaknya masih menantikan putusan pengadilan atas kasus yang dilakukan oleh mantan pegawai mereka.
“Termasuk putusan pengadilan terkait jumlah pasti kerugian bank dan Haji Asan,” katanya, sekaligus menjawab klaim kurangnya pengembalian uang miik Asan.
“Karena, ada sebagian uang yang diterima Dalla dari Asan, disetorkan lalu ditarik kembali. Ada juga yang tidak disetorkan ke bank dan digunakan untuk kepentingan pribadi Dalla,” sambungnya.
Ia melanjutkan, wajar ketika terjadi perbedaan hitungan oleh pihak Asan dan sistem bank. Bahkan, selama menjalankan aksinya, Dalla juga dikatakan olehnya membuat beberapa rekening penampungan uang milik Asan.
“Apakah itu lewat sistem bank, atau dimasukkan Dalla sendiri dari tangan Asan,” sebutnya.
Terkait ganti rugi, ia menegaskan jika BNI Cabang Samarinda sejatinya sudah mengganti uang nasabahnya itu. Hal itu sesuai dengan yang tercatat dalam sistem mereka dalam bentuk tabungan deposito.
“Maka reversal atau pengembalian uang dilakukan melalui tabungan depsito. Biar Aman, seperti permintaan Haji Asan,” ungkapnya.
Ia juga menyebut, pihak BNI Cabang Samarinda tak pernah melakukan intervensi kepada Asan. Sebagai lembaga keuangan, pihaknya mengedepankan azas kehati-hatian dalam menentukan sebuah kebijakan.
Baca Juga: Susul Ronaldinho, John Terry Kini Resmi 'Digaet' Bank BNI
“Enggak ada tekanan. Tiap hari kami juga berkomunikasi. Auditing juga dilakukan sama-sama,” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif
-
Kisah Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Bawa Cita Rasa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hadirkan BRImo Taiwan, BRI Raih Penghargaan Inovasi di IDX Channel 2026