SuaraKaltim.id - Serial animasi "Pearl" dari Meghan Markle resmi tak dilanjutkan Netflix, hal itu karena platform streaming itu sedang memangkas konten-konten animasi.
“Netflix memutuskan untuk berhenti mengembangkan beberapa proyek, termasuk serial Meghan, sebagai bagian dari keputusan strategis membuat serial animasi,” kata Netflix dalam keterangan yang dikutip dari Antara, Senin (2/5/2022).
Tahun lalu, perusahaan Archewell Productions yang dibentuk oleh Meghan dan Pangeran Harry dari Inggris mengumumkan bahwa Meghan akan jadi produser eksekutif dari "Pearl".
Serial tersebut, rencananya menceritakan petualangan bocah 12 tahun yang terinspirasi dari berbagai perempuan berpengaruh dalam sejarah.
Selain “Pearl”, Netflix juga tidak melanjutkan serial animasi anak baru berjudul "Dino Daycare" dan "Boons and Curses".
Keputusan untuk membatalkan acara tersebut, muncul setelah Netflix dikabarkan kehilangan 200.000 pelanggan pada kuartal pertama.
Meski demikian, Netflix akan melanjutkan sejumlah proyek bersama Archewell Productions, termasuk serial dokumenter "Heart of Invictus" yang fokus pada atlet-atlet yang berkompetisi dalam Invictus Games untuk veteran yang terluka di The Hague pada 2022.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Listyo Sigit Prabowo Segera Diganti, DPR Setujui Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
Terkini
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas