SuaraKaltim.id - Terkait viralnya video isu Ruko Ritel Modern Alfamart miring di Jalan A Yani, kilometer 14.400 Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), pada Sabtu (7/5/2022) sekitar pukul 22.30 Wita. Pihak kepolisian telah melakukan pengecekan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kapolres Banjar AKBP Doni Hadi melalui Kasi Humas Polres Banjar, Iptu Suwarji mengkonfirmasi mengenai hasil pengecekan fakta-fakta di TKP oleh personelnya. Termasuk pihak Kepolisian tidak membenarkan adanya garis polisi yang dipasang di depan pintu masuk halaman bangunan, sebagaimana yang disebutkan dalam video viral tersebut.
“Tidak ada police line sebagaimana disebutkan di video yang viral tersebut,” ungkap Iptu Suwarji, melansir dari KanalKalimantan.com--Jaringan Suara.com, Minggu (8/5/2022) pagi.
Berbatasan langsung dengan jarak 1 sampai 2 meter, dengan pemukiman warga, menurut keterangan kepolisian, ia menjelaskan, bangunan ruko tersebut dari luar nampak masih berdiri dan tidak terlihat tanda-tanda akan roboh.
“Tampak dari luar kondisi bangunan masih berdiri dan tidak terlihat tanda-tanda akan roboh,” lanjutnya.
Adapun bangunan ruko Alfamart yang terdiri dari satu lantai tersebut memiliki luas kurang lebih 20x40m. Ruko tersebut dibangun dengan beton yang lantainya terbuat dari cor semen dengan lapisan keramik, dan atap terbuat dari metal atau baja ringan.
Jumlah karyawannya pun diterangkan Iptu Suwarji terdapat kurang lebih 8 sampai 10 orang, namun Alfamart sudah dalam kondisi tutup sejak pukul 19.00 Wita kemarin.
Sementara itu menurut keterangan dari General Manager Alfamart, Pak Tio membenarkan, pihaknya telah menutup toko sementara dan tidak akan melakukan aktivitas hingga beberapa hari ke depan.
“Memang benar adanya penutupan ruko tersebut sementara untuk dilakukan uji kelayakan pada hari Senin 9 Mei 2022 mendatang,” katanya.
Terkait isu bangunan sudah miring yang beredar di media sosial pihaknya mengaku masih menunggu hasil uji kelayakan. Sebelumnya pihaknya mengaku sudah bermaksud akan melakukan renovasi terhadap Alfamart di Km 14.400 tersebut.
“Karena dari keterangan memang ada terjadi kemiringan sedikit jadi kami mengkonfirmasi memperbaharui bangunan dengan merobohkan dan membangun kembali bangunan tersebut,” jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga menjelaskan untuk renovasi juga akan dilakukan di beberapa Kabupaten/Kota, namun untuk di Kabupaten Banjar hanya bangunan riko di wilayah Kecamatan Gambut saja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif