SuaraKaltim.id - Kebakaran di permukiman warga terjadi di wilayah Pelabuhan Speed, Desa Sejahtera, Kecamatan Simpang 4, Kabupaten Tanah Bumbu. Si jago merah kali ini mengamuk dan meluluhlantakkan sedikitnya 8 rumah .
Peristiwa itu membuat 14 kepala keluarga dengan 24 jiwa terpaksa kehilangan tempat tinggalnya. Musibah itu terjadi pada Kamis (19/5/2022) subuh, sekitar pukul 05.00 Wita. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa kebakaran tersebut.
Pihak kepolisian setelah kebakaran melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian. Kerugian material korban dapat ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Informasi dihimpun KanalKalimantan.com--Jaringan Suara.com, peristiwa kebakaran itu terjadi diketahui diduga akibat korsleting listrik. Awal mulanya, warga melihat kepulan asap putih tebal pada bagian plafon rumah salah satu warga dan menimbulkan api.
Warga Pelabuhan Speed pun langsung berteriak bahwa ada kebakaran. Mereka panik berhamburan keluar rumah masing-masing, berusaha memadamkan asal api.
Warga yang baru memulai aktivitas pagi itu tak dapat berbuat banyak, api lantas membesar. Sebagian lainnya langsung meminta bantuan dengan menghubungi pihak kepolisian setempat dan petugas pemadam kebakaran di Kecamatan Simpang Empat.
Api dapat dijinakkan setelah beberapa menit unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi pelabuhan speed. Salah satu warga menegaskan bahwa peristiwa itu benar terjadi di waktu subuh.
“Tadi pak kejadiannya sekitar pukul 05.00 Wita subuh,” ucap Dadong, salah satu warga sekitar.
Sementara itu, Kapolres Tanah Bumbu AKBP Tri Hambodo SIK melalui Kasi Humas AKP H Iberahim Made Rasa kepada awak media mengatakan, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa dan diduga penyebab kebakaran diduga akibat hubungan pendek aliran listrik.
“Ada 8 buah rumah yang terbakar, tidak ada korban jiwa,” katanya.
“Anggota di lapangan masih olah TKP dan mendata korban kebakaran, diperkirakan kerugian akibat kebakaran ini mencapai ratusan juta rupiah,” tutupnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB
-
Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit
-
Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi
-
Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling
-
37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka