SuaraKaltim.id - Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Samarinda Ismid Kusasih mengatakan, saat ini Kota Tepian sudah siap memasuki fase endemik Covid-19.
Hal tersebut diungkapkannya sesuai dengan pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas kebijakan relaksasi. Selain itu, kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Samarinda juga telah jauh berkurang.
"Artinya, kita akan melaksanakan perintah dari pusat, bahkan Kemenko PMK sudah menyatakan secara 'de facto' bahwa Indonesia sebenarnya sudah masuk endemik. Jadi tinggal menunggu secara 'de jure' nya saja lagi, aturan yang resmi," ungkapnya, melansir dari Presisi.co--Jaringan Suara.com, Minggu (29/5/2022).
Berdasarkan laporan Diskes Samarinda pada 25 Mei 2022, diketahui hanya ada satu kasus positif Covid-19 yang terkonfirmasi di Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan.
Ia menegaskan bahwa fase endemik nantinya akan ditetapkan secara nasional. Ia menyebut Samarinda siap memasuki fase tersebut.
"Ada lima indikator untuk ditetapkan masuk fase endemik. Tapi itu pemerintah pusat nanti yang menetapkan, kita tunggu saja. Intinya Samarinda siap," terangnya.
Ia tak menampik relaksasi yang belakangan diberlakukan pemerintah membuat sektor ekonomi dan sektor kehidupan masyarakat lainnya mulai berjalan normal.
Meski begitu, ia mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga pola dan gaya hidup bersih. Pasalnya, sebut dia, kini ada penyakit hepatitis akut misterius yang juga perlu diwaspadai.
"Penularannya lewat media makanan, atau tempat-tempat ramai. Makanya selalu terapkan kebiasaan sering-sering mencuci tangan," pungkasnya.
Baca Juga: Hari Ini di Kalimantan Timur Terdapat 1 Penambahan Kasus Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas