SuaraKaltim.id - Aksi swadaya warga di RT 32, Kelurahan Api-api, Kecamatan Bontang Utara mengeruk drainase berlanjut hingga hari ke-4, pada, Selasa (31/5/2022) kemarin.
Aksi solidaritas warga kali ini menggunakan jasa tenaga harian lepas yang dibiayai dari iuran warga setempat. Alat berat dan truk juga masih disewa untuk mendukung kegiatan ini.
Ketua RT 32 Kelurahan Api-api, Edi Susanto mengatakan, jumlah urunan swadaya masyarakat saat ini mencapai Rp 24,5 Juta yang dikumpulkan secara sukarela.
Anggaran bersama itu digunakan untuk menyewa alat berat berupa ekskavator dan satu dump truk pengangkut tanah hasil sedimen lumpur dari drainase.
"Iya ini sudah hari ke 4 pembersihan sedimentasi drainase. Saya juga berterimakasih kepada warga yang menyisihkan rejeki untuk program meminimalisir banjir," katanya saat ditemui di Jalan KS Tubun, menyadur dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Rabu (1/6/2022).
Lebih lanjut, pengerjaan sudah hampir 80 persen. Kendala yang dihadapi karena harus menjebol penutup beton drainase. Meski begitu, harapan warga agar bisa meminimalisir banjir bisa teratasi.
Untuk pengerjaan yang dimulai sejak Senin (30/5) kemarin, harus dibantu oleh tenaga harian lepas karena masyarakat kebanyakan bekerja.
Pembersihan saluran drainase dimulai dari Jembatan hingga didepan Lapangan Bessai Berinta.
"Iya ini kami pakai tenaga harian lepas yang dibayar untuk membersihkan saluran drainase," sambatnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas
-
Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya