SuaraKaltim.id - PLN bersama seluruh BUMN di Kaltim sepakat mengoperasikan Posko Siaga Tanggap Bencana Nasional di Kutai Kartanegara (Kukar).
Posko siaga ini bertujuan sebagai pusat penanggulangan dan mitigasi bencana kedepannya. Lokasi posko dipusatkan di Rumah BUMN Kukar.
Dijelaskan oleh Senior Manager PLN Unit Induk Wilayah Kaltim – Kaltara (UIW Kaltimra), Efron L. Gaol, keberadaan Satgas Siaga bencana BUMN merupakan wujud nyata hadirnya BUMN di tengah masyarakat.
Selain itu, keberadaan Rumah BUMN sangat strategis sebagai wadah BUMN untuk saling berkoordinasi.
“Sebagai penugasan dari Kementrian BUMN, PLN mengelola 28 Rumah BUMN yang bisa dijadikan wadah bersama, mulai dari mengembangkan UMKM, Co-Working Space, Basecamp Milenials BUMN dan terakhir sebagai pusat kegiatan Satgas Bencana BUMN untuk memitigasi dan penanggulangan awal saat terjadi bencana," jelasnya, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Kamis (30/6/2022).
Melalui posko siaga ini, diharapkan seluruh BUMN dapat terlibat aktif untuk berkoordinasi dan berkomunikasi dalam penanggulangan bencana dan penyaluran bantuan ke lokasi bencana.
Posko ini juga dapat difungsikan sebagai titik kumpul, agar informasi Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) dapat dilakukan satu pintu, sehingga bisa terdeliver langsung ke seluruh BUMN.
Dioperasikannya posko ini sekaligus juga untuk mengantisipasi bantuan yang menumpuk, berulang dan tidak terdistribusi sebagaimana mestinya.
Pasalnya, dalam kondisi darurat bencana selama ini perusahaan akan bergerak masing-masing untuk menyalurkan bantuan, sehingga tidak terkoordinir.
Baca Juga: Angin Kencang Landa Pidie, Atap Rumah Rusak-Tiang Listrik Tumbang
“Dengan adanya Satgas, distribusi bantuan kepada masyarakat jadi lebih terorganisir sehingga penumpukan bantuan bisa diminimalisir. BUMN harus bergerak bersama untuk memetakan kebutuhan korban bencana," lanjutnya.
Sementara itu, Kepala BPBD Kukar Edy Mardyan mengatakan, pihaknya sangat mendukung adanya posko tanggap bencana BUMN ini.
Ia pun siap memberikan dukungan penuh dalam bermitra memberikan sosialisasi, pelatihan dan penyebaran informasi-informasi yang dibutuhkan.
“Semoga dengan adanya posko bersama, kendala-kendala dilapangan bisa diantisipasi dan memudahkan koordinasi antar BUMN dalam penanggulangan bencana kedepannya”, tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar
-
Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB
-
Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit
-
Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi
-
Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling