SuaraKaltim.id - Borneo FC bertekad memenangkan pertandingan melawan Persikabo 1973 dalam lanjutan liga 1 pekan ke-9 di stadion Pakansari Bogor pada Sabtu (03/09/202) malam ini.
Pesut Etam membutuhkan kemenangan di kadang lawan agar bisa kembali ke puncak klasemen sementara liga 1 yang saat ini diduduki Madura United.
Meski begitu, pertandingan malam ini tak akan berjalan mudah bagi Borneo FC. Hal itu lantaran dari 21 pemain yang dibawa ke Bogor tak ada nama bek asal Ubezkistan Javlon Guseynov yang dipastikan absen dalam laga nanti.
“Sebanyak 21 pemain kami bawa, minus Javlon Guseynov yang mendapat tambahan hukuman Komdis PSSI setelah kartu merah yang dia dapat,” ujar Asisten Manajer Tim Farid Abubakar dilansir dari laman klub.
Dirinya menyebutkan, sejauh ini kondisi para pemain cukup baik usai meraih tiga rentetan kemenangan di kandang stadion Segiri Samarinda.
“Jelas hasil positif ingin kami dapatkan, tanpa meremehkan calon lawan. Kami datang fokus untuk diri sendiri, bagaimana bisa menyelesaikan pertandingan dengan menang,” ujarnya.
Sementara itu, tim tuan rumah Persikabo 1973 juga bertekad akan memenangkan pertandingan dan mengamankan tiga poin setelah menelan tiga kekalahan beruntun.
Sebagaimana diketahui, pada tiga pertandingan sebelumnya skuad Laskar Pajajaran harus menelan kekalahan 1-2 dari Madura United, 0-1 dari Bhayangkara FC dan 3-5 dari Persita Tangerang.
"Pemain sudah siap untuk mengusung misi tersebut, walaupun kita tahu lawan yang akan dihadapi adalah pemuncak klasemen Borneo," kata pelatih Persikabo 1973 Djadjang Nurdjaman (Djanur) saat konferensi pers virtual sebelum pertandingan di Bogor, Jumat (3/9/2022).
Pada kesempatan tersebut, Djanur mengakui tidak akan mudah untuk mengalahkan Borneo FC, terlebih skuad berjuluk Pesut Etam tersebut merupakan tim yang terus mencatatkan kemenangan dengan penampilan impresif.
"Borneo sejauh ini terus menang, impresif sekali, secara materi dan tim mereka tidak diragukan lagi tim yang sangat kuat. Karena itu kami harus siap semuanya dan untuk mengejar hal tersebut kami harus kerja keras," ujar Djanur menambahkan.
"Pemuncak klasemen, baru sekali kalah dan enam kali menang, 18 poin itu memang superior dan di kandang, di luar mereka tetap menang, artinya secara materi sebut saja ada Matheus Pato yang top skorer sementara, Kei Hirose, Hendro Siswanto," sambung dia.
Meski mengakui ketangguhan Borneo FC, Djanur memastikan anak asuhnya siap untuk meladeni permainan skuad asuhan Milomir Seslija itu dan telah mempersiapkan taktik di sisa waktu yang ada.
"Mudah-mudahan pemain bisa kompak, kami mengandalkan kekompakan tim dan kerja keras, mudah-mudahan kami bisa mengimbangi atau bahkan meraih poin penuh," pungkas Djanur.
Berita Terkait
-
Tiga Pertandingan Berlaga Hari Ini, Ada Kemayoran Siap Lawan Bhayangkara FC! Berikut Jadwal dan Link Nontonnya
-
Sampai Kapan Persib Bandung Babak Belur di Papan Bawah?
-
Tak Gentar Hadapi Borneo FC, Persikabo 1973 yakin Bisa Bungkam Pesut Etam
-
Usung Target Kemenangan, Djadjang Nurdjaman Pastikan Persikabo 1973 Siap Tempur Hadapi Borneo FC
-
Daftar Susunan Pemain Persis Solo vs PSIS Semarang: Andalkan Irfan Jauhari di Ujung Tombak
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif
-
Kisah Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Bawa Cita Rasa Bubur Cirebon ke Taipei