SuaraKaltim.id - Seorang pria ketiban apes karena mendadak terlindas sebuah mobil yang sedang diperbaiki. Peristiwa nahas yang dialami pria itu terekam kamera pengawas atau CCTV dan viral setelah beredar di media sosial.
Dilihat Kamis (8/9), dalam video yang diunggah akun Instagram, @kamerapengawas.id, awalnya terlihat seorang pria sedang memperbaiki mobil di teras rumah. Dalam rekaman CCTV, tampak pria berkemeja garis-garis itu sempat keluar dari mobil dan menuju ke depan mobil yang kap mesinnya sedang terbuka.
Terlihat pria itu juga sedang mengutak-atik mesin depan mobil tersebut. Namun, saat pria itu mencoba menghidupkan mesin, secara mendadak mobil yang sedang diperbaiki itu berjalan dan melindas pria itu. Mobil melaju hingga menabrak rolling door di rumah itu.
Pria itu diduga terjepit di bawah mobil ketika badannya tertabrak. Sejumlah orang di lokasi pun mendadak panik melihat pria itu dalam kondisi terlindas oleh mobil yang sedang diperbaikinya. Tampak ada seorang wanita yang menggendong bayi sempat mencoba masuk ke dalam mobil, namun terlihat wanita itu juga panik dan malah menyalakan klakson. Teriakan histeris pun terdengar saat pria tua itu sudah dalam posisi terjepit di bawah mobil.
Disebutkan jika peristiwa nahas itu terjadi karena pria itu tidak menekan rem tangan hingga akhirnya mobil itu berjalan sendiri ketika mesinnya dinyalakan.
"Pentingnya rem tangan ketika mesin dalam keadaan hidup," tulis akun @kamerapengawas.id.
Video pria yang terlindas mobil itu dibanjiri komentar dari warganet. Kebanyakan warganet mengaku prihatin dengan peristiwa apes pria yang dilindas mobil yang sedang diperbaikinya. Sebagian warganet juga masih mempertanyakan kondisi pria itu selamat atau tidak setelah terlindas ketika memperbaiki mobil.
Selain itu, warganet lainnya juga merasa penasaran dengan kondisi mobi yang tiba-tiba berjalan dan melindas pria dalam video itu. Warganet yang lainnya juga mempertanyakan orang-orang yang berada di lokasi tidak memundurkan mobil ketika pria itu sudah terlindas.
"Ini gimana lanjutannya? Selamat?," tanya akun @ani****.
"Kok bukan mundurin mobil malah ngambilin barang.. ," tulis akun @ale***.
"Itu mati dalam kondisi gigi masuk, kemudian ketika di starter lgsg jalan kah? Semoga bpknya baik2 saja," timpal akun @iva****.
"Gak ada yg bisa nyetir selain bapa itu kayanya," kata akun @dad********.
"Efek panik, mobil metik ga di hand rem," sahut akun @rya****.
"Lah mlh ga d mundurin ," kata akun @bay*****.
"Knp ga mobil d rem dulu atau d mundurin??malah buka roling door nya itu gmn klo maju d buka pintu nya," tulis akun @kos*****.
Berita Terkait
-
Viral Gus Yaqut Komentari Penolakan Pembangunan Gereja di Cilegon: Tidak Ada Lagi Penolakan Rumah Ibadah
-
Singgung Netizen yang Sebut Kekasihnya Jeffry Reksa Cuma Asisten, Putri Delina: Tolong Lah Otaknya...
-
Istri Sah Membabi Buta Hajar Perempuan yang Lagi Enak Tidur di Kamar, Diduga Selingkuhan Suami
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas
-
Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya