SuaraKaltim.id - YS (55) yang diduga menganiaya istrinya hingga tewas, masih dalam kondisi kritis di rumah sakit. Diberitakan sebelumnya, YS diduga melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam terhadap istrinya yang berinisial UA (39) pada Selasa (20/9/2022) kemarin.
Sudah dalam kondisi sekarat, YS justru hendak membakar UA hidup-hidup. Dan setelahnya melakukan upaya bunuh diri hingga membuatnya dalam fase kritis hingga hari ini.
Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Vincentius Thirdy Hadmiarso mengatakan, YS sendiri masih menjalani perawatan di RSKD Balikpapan.
"Luka berat, kondisinya kritis. (YS) masih di rumah sakit. Kita belum bisa lakukan pemeriksaan,” ujarnya, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Kamis (22/9/2022).
Namun begitu, lanjutnya, belum ada penetapan tersangka. Di mana meski YS diduga kuat, ia masih berstatus saksi.
Alhasil, pihaknya belum bisa menyimpulkan motif daripada aksi penganiayaan yang menewaskan UA. Menyoal pemeriksaan saksi, Thirdy menyebut pihaknya sudah memeriksa sedikitnya 4 orang yang bertetangga dengan pasutri tersebut.
“Ada 3 sampai 4 orang saksi sudah kita periksa. Saksi dari tetangga yang melaporkan kejadian,” imbuhnya.
Kembali ke YS yang dalam perawatan, pihaknya masih perlu memintai keterangan. Sementara proses masih berkutat pada pemeriksaan saksi tetangga dan hasil olah TKP sebelumnya.
“Masih di rumah sakit. Kita belum bisa lakukan pemeriksaan. Tapi kalau istrinya meninggal dunia,” tandasnya.
Baca Juga: Sependapat dengan Najwa Shihab, Istri Polisi Ini Sebut Ia Juga Dipermainkan Polisi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas
-
Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya