SuaraKaltim.id - Stok Vaksin Covid-19 di Bontang habis sejak Kamis (13/10/2022).
Kepala Seksi Surveilans, Imunisasi, Wabah dan Bencana Dinas Kesehatan Bontang Adi Permana, mengungkapkan pada Kamis lalu stok terakhir yang sudah disalurkan kepada masyarakat sebanyak 300 dosis.
Padahal, kata Adi, di hari itu jumlah masyarakat yang hendak melaksanakan vaksin mencapai dua kali lipatnya.
Petugas pun meminta masyarakat untuk menunggu hingga stok vaksin tersedia kembali.
"Iya habis tadi pagi. Jadi pelayanan penyuntikkan vaksin tidak ada sementara waktu. Kita sudah usulkan saat datang nanti prioritas yang sudah mendaftar," katanya melansir klikkaltim.com jejaring suara.com.
Sehubungan dengan habisnya stok vaksin, pelayanan penyuntikkan di Bontang untuk sementara ditiadakan.
Kekosongan stok vaksinini ternyata tidak hanya terjadi di Bontang. Melainkan daerah lain juga mengalami hal yang sama.
Di Pontianak, Kalimantan Barat misalnya, stok vaksin telah habis sejak beberapa waktu lalu.
Adapun untuk stok vaksin di Bontang sendiri, Pemerintah Kota Bontang mendapatkan informasi vaksin akan tiba minggu depan. Namun belun tahu berapa dosis yang akan tiba.
Baca Juga: Penggunaan Vaksin Indovac di Kota Bandung Masih Tunggu Arahan Pemerintah Pusat
"Kami usulkan ada 2 Ribu untuk jenis Pfizer, dan Seribu jenis Sinopharm. Semoga ada lagi nanti," ujarnya.
Berita Terkait
-
Penggunaan Vaksin Indovac di Kota Bandung Masih Tunggu Arahan Pemerintah Pusat
-
Yana Mulyana Sambut Positif Hadirnya Vaksin Indovac
-
Vaksin Covid-19 di Kota Jogja Kosong, Layanan Vaksinasi Berhenti Sementara
-
Dinas Kesehatan Tunggu Hasil Pemeriksaan Warga Asahan Alami Kebutaan Usai Vaksin Booster
-
IndoVac Vaksin Buatan Dalam Negeri Akhirnya Dirilis, Diperuntukan Bagi Yang Belum Pernah Vaksinasi
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas
-
Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya