SuaraKaltim.id - Jalan menuju Bontang Lestari kembali rusak. Jalanan yang diperbaiki awal tahun itu sudah berlubang lagi.
Salah satunya di tanjakan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kelurahan Bontang Lestari. Tidak hanya itu, ada juga titik yang rusaknya cukup parah setelah tanjakan TPA Jalan Soekarno Hatta.
Menjawab hal itu Kepala Bidang Bina Marga PUPR Kota Bontang Anwar Nurddin mengatakan, titik kerusakan jalan yang dimaksud bukan menggunakan anggaran pemerintah.
Melainkan anggaran dari iuran perusaahan yang ada di Bontang Lestari pada awal tahun ini. Sementara, perbaikan anggaran di Jalan Ir Soekarno-Hatta dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp 4 miliar.
Setalah harga terkoreksi menjadi Rp 3,9 miliar dimenangkan oleh CV Utama Persada Karya.
"Kalau yang tanjakan itu memang perbaikan menggunakan anggaran bantuan dari perusahaan. Sementara untuk yang perbaikan menggunakan alokasi DAK di lokasi yang berbeda," kata Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPRK Bontang Anwar Nurddin, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Senin (17/10/2022).
Pun begitu, ia mengaku ada beberapa titik jalan rusak di pekerjaan rehab dengan biaya APBN. Namun kerusakan terjadi di sambungan antara beton dan aspal.
Kontraktor pun telah menyatakan siap bertanggung jawab. Namun di masa yang berbeda.
"Jebol yang belum dikerjakan. Kalau yang kerusakan jalan yang parah akan dikerjakan ulang di masa pemeliharaan," sambungnya.
Baca Juga: Pemprov Sulsel Gelontorkan Rp18,2 Miliar Untuk Pengerjaan Ruas Paleteang - Malaga - Kabere
Untuk diketahui Pemkot Bontang sudah memiliki review desain Jalan Soekarno-Hatta. Didalamnya diketahui terdapat gambar jalan, volume pengerjaan, hingga jumlah anggaran perbaikannya.
Pada 2023 mendatang sudah diusulkan. Sementara PUPRK juga akan mengusahakan melalui dana Bantuan Keuangan Provinsi Kaltim, dan Kementerian pemerintah pusat.
"Kami sudah usulkan kembali ke Bankeu dan DAK. Karena anggaran daerah tidak mempuni dengan beban yang cukup besar," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB
-
Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit
-
Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi
-
Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling
-
37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka