"Sdh tau gitu, harusanya jangan sampai terjadi KDRT cekcok dlm rumah tangga msh bisa dibilang biasa terjadi tp klo sudah menyakiti apalagi fisik.. bisa Fatal," ucapnya.
"Mau percaya tp yasudahlah kumaha maraneh," tuturnya.
"Untungnya buat kalian apa ngomentarin hidupnya lesti terus ," sambatnya.
"Sudah kebaca dari awal pasti ada motif ekonominya jg jadi damai karena bisnis krepto nya sm rudi salim sdr anjlok parah, blom kontraknya yg bisa kena pinalti dan soal cicilannya yg buanyak ," terangnya.
"Ternyata jadi artis itu penghasilannya besar, ttpi pengeluarannya juga besar...ternyata sama aja kek orang2 yg penghasilannya biasa2 saja...begitu iya gak sih ?.," bandingnya.
"Tuh lah gmna yaa, udah allah kasih kalian nikmat rejeki sehat pamor uang banyak terkanal,tapi lupa diri dah,akhirnya jadi bomerang buat diri sendiri,dn skrng allah gmpng kan hancurkan semua nya ????," tambahnya.
"Pantesan beller bilang ga mau cere, ternyata yang penting mesin atm masih ada demi cicilan," tulisnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif