Tangkapan layar tim SAR mengevakuasi bayi korban kapal terbakar. (Instagram.com)
Sebelumnya diberitakan, berdasarkan data terakhir terdapat 18 korban ditemukan meninggal dunia akibat Kapal Cepat Cantika Express 77 rute Kupang-Kabupaten Alor yang terbakar saat melintas di perairan Naikliu, Kecamatan Amfoang Utara, Kabupaten Kupang pada Senin (24/10).
Kontributor : Muhammad Indian Rais
Berita Terkait
-
Jess No Limit Kena Nyinyir Gegara Main Game: Gak Ada Persiapan Buat Masa Depan
-
Jauh-Jauh Beli Boneka ke Amerika, Ternyata Made in Cianjur
-
Viral! Video Boy William dan Ayu Ting Ting: Dilemesin dan Santai aja Sayang
-
Usir Wartawan dari Kediamannya, Lagi Dilakukan oleh Jaya Bachchan
-
Viral Pancake Kartun di Thailand, Bisa Request Berbagai Gambar Lucu dengan Harga Terjangkau
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Bejo, Sapi Seberat 1 Ton Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo di Samarinda
-
Kebijakan Ekspor Terpusat: Harga Sawit di Kutim Hancur saat Harga Pupuk Meroket
-
Disebut Terlibat Demo Protes Gubernur Kaltim, Wali Kota Samarinda Angkat Bicara
-
Berikut Ini 5 Pemenang Program BRI Debit FC Barcelona yang Siap Wujudkan Mimpi
-
Bahlil Minta KKKS Segera Beri PI ke Kaltim, Ingatkan Bisnis Hulu Migas Tak Dimonopoli