SuaraKaltim.id - Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan BMKG Balikpapan menyatakan, sejumlah kawasan di Kalimantan Timur (Kaltim) diprakirakan mengalami hujan lebat disertai angin kencang dan petir pada Rabu (21/12/2022) dan Kamis (22/12/2022).
Hal itu disampaikan Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I SAMS Sepinggan BMKG Balikpapan Carolina Meylita Sibarani.
"Dampak dari peristiwa ini antara lain banjir, sungai meluap, pohon tumbang, dan tanah longsor, sehingga kewaspadaan harus ditingkatkan," ujarnya, melansir dari ANTARA, Rabu (21/12/2022).
Informasi prakiraan cuaca ini pun telah disampaikan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota masing-masing.
Tujuannya, agar dapat dilakukan mitigasi untuk meminimalisir dampaknya ke masyarakat. Sedangkan sejumlah kawasan yang berpotensi mengalami peristiwa tersebut adalah Kutai Kartanegara (Kukar), Kutai Barat (Kubar), dan Berau.
"Rinciannya adalah pada Rabu peristiwa tersebut berpotensi terjadi di Kukar yang meliputi Kecamatan Muara Jawa, Loa Janan Ilir, Tabang, Muara Muntai, dan Kecamatan Tenggarong," ucapnya.
Kemudian di Kabupaten Berau juga Rabu malam, diprakirakan hanya terjadi di Kecamatan Maratua, untuk Kubar pun diprakirakan hanya terjadi di Kecamatan Sendawar.
Pada Kamis malam (22/12/2022), peristiwa tersebut diprakirakan terjadi pada dua kecamatan di Kubar. Yakni, Kecamatan Muara Pahu dan Long Iram, untuk Kabupaten Berau juga di dua kecamatan. Lalu, Kecamatan Tabalar dan Pulau Derawan.
Ia juga memprakirakan pasang surut laut, antara lain pasang surut Perairan Balikpapan periode 21-31 Desember. Yaitu, pasang tertinggi tanggal 25 Desember 2022 dengan ketinggian 2,9 meter pada pukul 19.00 Wita dan 20.00 Wita, surut terendah setinggi 0,3 meter pada 24-25 Desember pukul 12.00 Wita.
Baca Juga: Ridwan Kamil Bakal Kunjungi Heru Budi Sore Ini di Balai Kota DKI, Ada Apa?
"Di Muara Sungai Berau, prakiraan pasang tertinggi tanggal 24-26 Desember dengan ketinggian 2,8 meter pada pukul 20.00, 21.00, dan 22.00 wita, prakiraan surut terendah setinggi 0,4 meter pada 23-27 Desember pukul 02.00, 03.00, 04.00, 05.00, 15.00, dan 16.00 wita," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
Terkini
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif
-
Kisah Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Bawa Cita Rasa Bubur Cirebon ke Taipei