SuaraKaltim.id - Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan terus berkoordinasi agar pasokan vaksin di Kota Minyak bisa dikirimkan. Terutama, jenis vaksin Sinophram.
Hal itu disampaikan Kepala DKK Balikpapan Andi Sri Juliarty belum lama ini. Dia mengatakan, jenis vaksin yang datang bukan spesifik.
“Vaksin yang datang spesifik bukan seperti Pfizer yang bisa dipakai untuk semua jenis, jadi itu indovac hanya untuk sinovac, sivivac ada 1000 dosis dab hanya untuk sinophram dan sinovac,” ujarnya, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Rabu (15/02/2023).
Menurut wanita yang kerap disapa Dio ini, untuk sekarang vaksin memang ada yang baru tiba di Balikpapan. Desakan itu dilakukan karena menurutnya, seluruh tim kesehatan di Balikpapan diprioritaskan untuk melakukan vaksin booster.
"Karena kebutuhan teman-teman. Terutama pekerja, karena enggak bisa booster terutama yang dosis pertama dan kedua menggunakan sinopharm karena spesifik enggak boleh pakai pfrizer dan moderna," jelasnya.
Dia mengaku, ada ribuan dosis vaksin yang datang ke Balikpapan. Namun ada juga jenis vaksin yang belum tiba.
Seperti Pfizer. Jenis vaksin itu disebutnya masih belum tiba di Balikpapan. Lalu, ada Sivivac yang masih terus diminta pihaknya ke pusat.
Untuk diketahui, total kasus Covid-19 di Balikpapan yang baru per 14 Februari lalu mengalami penurunan. Rata-rata 7 hari hanya 217 saja.
“Ada 1000 dosis yang datang, sedangkan pfrizer kita sudah mintakan ke pusat dan sivivac,” pungkasnya.
Baca Juga: Perkelahian Antar Pekerja, 1 Orang Tewas di Kilang Minyak Pertamina Balikpapan
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif
-
Kisah Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Bawa Cita Rasa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hadirkan BRImo Taiwan, BRI Raih Penghargaan Inovasi di IDX Channel 2026