SuaraKaltim.id - Lokasi lembaga pendidikan yang jauh membuat pelajar berangkat sekolah menumpang kendaraan bak terbuka. Belum lagi, akses jalan yang menghubungkan Kutai Kartanegara (Kukar) menuju Balikpapan tersebut juga rawan kecelakaan.
Untuk memastikan keselamatan para pelajar, Pemerintah Desa (Pemdes) Batuah, Loa Janan bakal mengadakan angkutan pelajar berupa bus.
Hal itu diungkapkan Kades Batuah, Abdul Rasyid. Ia mengatakan, pemerintah desa tengah mengupayakan antar jemput pelajar menggunakan kendaraan yang aman.
Dirinya tak ingin anak-anak yang masih di bawah usia mengendarai kendaraan roda dua. Selain belum mengantongi surat izin mengemudi (SIM), akses yang dilalui juga rawan kecelakaan.
Sebelumnya, pernah terjadi kecelakaan mobil pick up atau bak terbuka yang membawa rombongan pelajar terguling. Akibat musibah itu, pelajar mengalami luka-luka.
Tak ingin kejadian serupa terulang kembali, Pemdes Batuah bakal menyediakan angkutan pelajar.
"Yang paling penting, kami tidak ingin ada lagi kecelakaan anak-anak yang bertabrakan dengan motor atau mobil. Kami ingin memberikan pelayanan terbaik terhadap masa depan anak-anak," ungkapnya, melansir dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Selasa (23/05/2023).
Pengadaan angkutan pelajar bakal teralisasi tahun 2023. Pembelian tidak menggunakan dana desa atau alokasi dana desa (ADD).
Namun, berkat kolaborasi antara Pemdes Batuah dengan sejumlah perusahaan yang tergabung dalam forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP).
Baca Juga: Bupati Kukar Edi Damansyah Panggil Sejumlah OPD dan Kades, Kenapa?
Saat rakor bersama TJSP, telah disepakati bahwa perusahaan bersama-sama mendukung dunia pendidikan. Nantinya, angkutan pelajar akan dipasangi logo perusahaan yang telah berkontribusi.
"Angkutan pelajar berupa satu unit bus besar kapasitas 50 orang dengan harga Rp 1 miliar lebih. Diserahkan pas ulang tahun desa," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Gubernur Rudy Mas'ud Lantik 9 Pejabat di Tengah Kontroversi Ajudan dan Singapura
-
Kronologi Perempuan di Samarinda Bakar Ruko Gegara Kesal Gaji Tak Naik-naik
-
Dinilai Arogan, Sikap Ajudan Gubernur Disebut Cerminkan Karakter Rudy Mas'ud
-
1.393 Hektare Hutan Kaltim Terbakar Periode Karhutla Agustus-Oktober 2026
-
BRI Dukung Asta Cita, Perkuat Ketahanan Pangan dan Pembiayaan Sektor Pertanian