SuaraKaltim.id - Kalimantan Timur (Kaltim) mempunyai keanekaragaman tradisi dan keunikan budaya yang patut dilestarikan. Salah satu tradisi yang masih berlangsung hingga saat ini adalah Tari Hudoq Mahakam Ulu.
Tari ini disebut-sebut sebagai perwujudan semangat gotong-royong dari suku Dayak Kaltim. Dikutip dari laman resmi Dispar Kaltim, Tari Hudoq adalah sejenis festival yang berupa tarian ungkapan syukur yang digelar oleh Suku Dayak, Kaltim.
Kesenian ini menggunakan topeng dan kostum yang juga termasuk golongan kesenian barongan. Uniknya, penggunaan topeng dan kostum para penari Hudoq ini menyerupai binatang buas dan terbuat dari kayu.
Para penari menggunakan topeng sebagai perwujudan dari hewan atau hama yang dianggap merusak tanaman. Contoh binatang buas yang dimaksud adalah seperti, tikus, gagak, monyet, dan babi.
Tetapi ada juga penari yang memakai topeng burung elang karena dianggap sebagai pelindung dan pemelihara hasil panen. Ada juga yang menggunakan topeng manusia sebagai simbol para leluhur atau nenek moyang.
Topeng para penari ini dibuat dari kayu dengan ukiran dan bentuk yang berbeda satu sama lain sesuai dengan perwujudan yang ingin ditampilkan.
Hudoq sendiri artinya menjelma dan tarian ini masih kental akan nuansa mistis, tetapi bisa menjadi sarana hiburan. Terlebih pada saat perayaan menanam padi, panen, atau upacara adat lainnya.
Tidak ada batasan atas jumlah penari dan siapapun bisa turut serta dalam tarian Hudoq asalkan memiliki niat yang kuat, kesanggupan fisik, serta kelengkapan tari seperti pakaian dan topengnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Minggu 15 Maret 2026
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda dan Sekitarnya, Sabtu 14 Maret 2026
-
Tol IKN Dibuka 13-29 Maret 2026 untuk Arus Mudik dan Balik Lebaran
-
Premi Asuransi Kesehatan Bisa Disesuaikan, Ini Penjelasan Industri
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Jumat 13 Maret 2026