SuaraKaltim.id - Menurut pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tiga kabupaten di Kalimantan Timur diprediksi hujan lebat dan petir pada Rabu hingga Kamis (27-28/9/2023). Warga pun diminta waspada.
Tiga kabupaten di Kaltim yang diperkirakan hujan lebat dan petir disertai angin kencang adalah Kabupaten Berau, Kutai Timur, dan Kabupaten Kutai Kartanegara. Sedangkan tujuh kota/kabupaten lainnya cerah dan hujan ringan.
"Dampak dari hujan lebat hingga hujan petir antara lain banjir, tanah longsor, dan kemungkinan pohon tumbang, sehingga semua pihak harus waspada terhadap dampaknya," ujar Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan BMKG Balikpapan Carolina Meylita Sibarani, Selasa.
Prakiraan hujan lebat hingga hujan petir ini pun telah disampaikan kepada pihak terkait di kabupaten/kota masing-masing, termasuk kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tingkat provinsi maupun kabupaten/kota agar dapat dilakukan mitigasi untuk meminimalisir dampaknya ke masyarakat.
Adapun rinciannya Kabupaten Berau diprediksi hujan petir hingga hujan lebat pada Rabu sekira pukul 20.00 dan 23.00 Wita di 10 kecamatan yakni Tanjung Redeb, Kelay, Maratua, Pulau Derawan, Tabalar, Biatan, Gunung Tabur, Sambaliung, Segah, Talisayan, dan Kecamatan Teluk Bayur.
Sementara hujan ringan dan hujan petir di Kabupaten Kutai Kartanegara diprakirakan terjadi pada Rabu sekira pukul 20.00 dan 23.00 di tiga kecamatan, yakni Tabang Kembang Janggut, dan Kecamatan Tenggarong Seberang, sedangkan kecamatan lainnya hujan ringan hingga Kamis sekira pukul 05.00 pagi.
Adapun di Kabupaten Kutai Timur diperkirakan hujan petir pada Rabu sekira pukul 20.00 dan 23.00 Wita di 12 kecamatan yakni Batu Ampar, Kongbeng, Muara Ancalong, Muara Wahau, Bengalon, Busang, Long Mesangat, Muara Bengkal, Rantau Pulung, Sangatta Utara, Sangatta Selatan dan Kecamatan Telen.
"Pada Kamis dini hari sekira pukul 02.00 Wita, hujan petir diprakirakan terjadi di dua kecamatan, yakni Kecamatan Bengalon dan Rantau Pulung, sedangkan sebagian besar kecamatan lainnya hujan ringan," beber Carolina, seperti dimuat Antara.
Baca Juga: Progres Pembangunan IKN Nusantara Sudah Mencapai 40 Persen
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Terkini
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif
-
Kisah Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Bawa Cita Rasa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hadirkan BRImo Taiwan, BRI Raih Penghargaan Inovasi di IDX Channel 2026