SuaraKaltim.id - Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Puji Setyowati menilai tenaga pendidik atau guru di Sekolah Luar Biasa (SLB) yang ada di Benua Etam masih terbatas.
Menurutnya dengan keterbatasan guru SLB tersebut, maka akan memberi dampak kepada siswa-siswa berkebutuhan khusus. Dengan demikian ia berpendapat agar perguruan tinggi di Kaltim menyediakan program studi (prodi) pendidikan SLB.
"Sehingga dengan begitu dibuka maka jumlah guru SLB akan tercukupi. Kami harapkan Dinas Pendidikan bekerja sama dengan universitas negeri untuk membuka jurusan bagi SLB,” ungkapnya beberapa waktu lalu, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Minggu (22/10/2023).
Baginya, hadirnya Prodi Pendidikan Luar Biasa tentu akan menambah peluang untuk hadirnya guru-guru yang berlatar belakang pendidikan luar biasa untuk mengajar. Sehingga, keterbatasan guru SLB bisa diatasi.
Politisi dari Fraksi Demokrat itu menegaskan, bahwa pendidikan SLB sangat krusial. Menurutnya, anak-anak berkebutuhan khusus yang punya segudang talenta telah menjadi fenomena gunung es.
“Padahal, banyak siswa-siswa berkebutuhan khusus yang berprestasi dan punya kemampuan lebih dan juga banyak orangtua yang belum berani dan tidak percaya diri untuk menunjukkan bahwa anaknya perlu stimulus dan pendidikan yang tepat,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
- Apakah 180 BPM Normal saat Lari? Ini Cara Menghitung Heart Rate Sesuai Usia
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
BRI Dukung Asta Cita, Perkuat Ketahanan Pangan dan Pembiayaan Sektor Pertanian
-
Gubernur Rudy Mas'ud Sebut Kaltim Aman, Malah Disentil soal Asap Karhutla
-
Wanita di Samarinda Bakar Ruko Gara-gara Gaji Tak Naik, Kerugian Capai Rp1,5 M
-
Viral Sikap Arogan Ajudan Gubernur Rudy Mas'ud ke Mahasiswa di Kaltim
-
KPAI Desak Polisi Ungkap Kasus Balita Tewas Jatuh dari Balkon Hotel di Samarinda