SuaraKaltim.id - Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik menyebut, Penajam Paser Utara (PPU) memiliki potensi besar menjadi lumbung pangan bagi Kaltim.
Dalam kunjungannya yang didampingi oleh Pj Bupati PPU, Makmur Marbun, ia menekankan pentingnya optimalisasi bendungan strategis. Seperti, Bendungan Lawe-Lawe dan Bendungan Telake.
Berencana mengunjungi kedua bendungan tersebut, Malik ingin memastikan kontribusi maksimal bendungan terhadap ketahanan pangan dan sumber daya air di Kaltim.
"Insyallah besok atau lusa saya mau berkunjung ke sana. Kami akan coba lihat dan usulkan lagi karena memang PPU dan Kukar adalah dua lumbung pangan di Kaltim," bebernya, melansir dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Senin (23/10/2023).
Dengan pertumbuhan populasi yang diperkirakan menambah 1,8 juta penduduk di Kaltim, kebutuhan akan pangan akan semakin meningkat.
Pj Gubernur memfokuskan pada pentingnya persiapan dari daerah penyangga seperti PPU, Kukar, Kutim, dan Kubar dalam mendukung Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Menyoroti kerja sama antar pemerintah daerah dan pusat, Malik ingin memaksimalkan sumber daya air dan pertanian di daerah-daerah tersebut.
"Untuk mendukung IKN, daerah penyangga harus benar-benar siap dalam menyediakan pangan dan air," pungkasnya.
Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Kaltim Soroti 23 OPD dengan Penyerapan APBD Rendah
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dikepung Api dan Asap, Dua Kompleks Perumahan Dekat Bandara Syamsudin Noor Terancam
-
Karhutla Mengintai, Bandara APT Pranoto Siaga Kabut Asap Ganggu Penerbangan
-
BRI Group Perkuat Reputasi Global Lewat Enam Penghargaan Bergengsi
-
Kelolaan Emas BRI Group Capai 153 Ton, Perkuat Ekosistem Nasional dan Selaras Pidato Presiden RI
-
BRI Tingkatkan Layanan Qlola, Satukan Beragam Kebutuhan Transaksi Bisnis dalam Satu Platform