SuaraKaltim.id - Keponakan Prabowo, Rahayu Saraswati merasa heran bahwa pamannya dituding keturunan China. Saat hadir di YouTube Macan Idealis pada Selasa 19 Desember 2023, Rahayu Saraswati membantah tudingan tersebut.
“Saya aja sampai sekarang ga tahu China nya dari mana, kalo beliau (ayah Prabowo) kan ini dari Banyumas,” Kata Rahayu Saraswati, dilansir dari YouTube Macan Idealis via hops.id.
Rahayu kemudian menjelaskan asal usul keluarga ayahnya dan Prabowo Subianto. Ia mengetahui keduaya berdarah Manado dan Banyumas.
“Jadi kalo Pak Prabowo itu kaya ayah saya setengah Manado stengah Banyumas,” ucapnya.
“Ayah saya justru jauh lebih sipit dibanding Pak Prabowo,” sambungnya.
Sementara mata sipit dari keluarganya diyakini berasal dari Manado.
“Saya juga sangat sipit ya, tapi ini kayanya dari manadonya gitu loh, jadi dari keluarga sigar kami, yaitu banyak dari keluarga kami yang keliatan kaya china,” ujarnya.
“Kita ga ada bukti, karena jaman dulu susah ga ada recording silsilah,” lanjutnya.
Untuk diketahui Prabowo memiliki latar belakang bangsawan Jawa dan ayahnya Prof Dr Soemitro Djojohadikoesoemo merupakan seorang ekonom dan politikus yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Momen Prabowo Subianto Larang Pendukung Angkat 2 Jari di Makam Bung Karno
Ia dikenal memiliki murid yang banyak berhasil menjadi menteri pada era Presiden Soeharto, seperti JB Sumarlin, Ali Wardhana, dan Widjojo Nitisastro.
Sementara kakeknya, Margono Djojohadikusumo merupakan pendiri dari Bank Negara Indonesia pemimpin pertama Dewan Pertimbangan Agung Sementara dan Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia.
Berita Terkait
-
Soal Ucapan 'Londo Ireng', PDIP: Kritik Tak Boleh Dibungkam!
-
Kepuasan Publik ke Prabowo Menurun Tajam, Begini Respons PDIP
-
Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics
-
Survei SMRC Beberkan Dua Faktor Utama Kepuasan Publik ke Presiden Prabowo Anjlok Tajam
-
Polemik Londo Ireng: Ketika Kritik Media Dibalas Stigma dari Penguasa
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu
-
JPMorgan Berikan Validasi Atas BBRI, Kualitas Aset Membaik
-
Suara.com Audiensi dengan DPD RI Kaltim, Bahas Sinergi Publikasi dan Keterbukaan Informasi
-
KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu
-
Strategi Dorong UMKM Desa Berkembang Melalui Peran Mantri BRI, Simak Kisah dari Sumatera Utara Ini