3. Cek riwayat belanja
Gunakan fitur riwayat pesanan di aplikasi Shopee atau e-commerce lainnya untuk memastikan kebenaran pengiriman.
Anda juga dapat mencocokkan nomor resi dan waktu pemesanan dengan notifikasi yang dikirim oleh aplikasi belanja.
4. Tolak dan laporkan
Bila merasa tidak pernah memesan, segera tolak paket dan laporkan kepada pihak jasa kirim atau customer service e-commerce.
Laporan yang cepat dapat membantu penyedia jasa dan platform e-commerce untuk menelusuri pelaku serta memblokir akun-akun yang mencurigakan.
5. Edukasi anggota keluarga
Pastikan seluruh anggota keluarga memahami modus ini agar tidak menjadi korban ketika menerima paket di rumah.
Penipuan seringkali terjadi karena kurangnya informasi. Anak-anak atau orang tua yang tidak terbiasa dengan transaksi digital bisa menjadi sasaran empuk pelaku penipuan.
Jika menerima paket mencurigakan atas nama Shopee, pengguna dapat memanfaatkan fitur Cek Fakta di aplikasi Shopee untuk melakukan verifikasi.
Selain itu, Shopee juga menyediakan layanan pelanggan 24 jam yang siap menindaklanjuti laporan terkait paket mencurigakan.
Fenomena penipuan COD Shopee tidak hanya menyebabkan kerugian materi, tetapi juga bisa menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem belanja digital.
Karena itu, penting bagi seluruh konsumen untuk memahami pola kejahatan ini dan bertindak cepat jika menemukan hal mencurigakan.
Dengan meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti panduan yang ada, masyarakat dapat lebih aman saat bertransaksi secara daring.
Modus penipuan COD Shopee harus dikenali sejak awal agar tidak ada lagi korban yang dirugikan secara finansial. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Terbongkar! Rahasia Cairan Black Dollar WNA Liberia yang Kuras Rp1,6 Miliar: Cuma Air Detergen
-
Penipuan Digital di Indonesia Meledak 4 Kali Lipat, Ini Cara Cegah Modus Dokumen Palsu yang Marak
-
Meta Hapus 159 Juta Iklan Penipuan dan 150 Ribu Akun Scam, Kolaborasi dengan Polri
-
Belajar dari Kasus di Batang, Waspadai Penipuan Perbankan Bermodus File APK
-
Dilema WNI Bermasalah di Kamboja, Korban Perdagangan Orang atau Operator Penipuan?
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Dibatalkan Usai Viral, Misteri Mobil Mewah dan Dalih Marwah Gubernur Kaltim Rudy Masud
-
Ucapan Noni Belanda di Forum Elite, Gubernur Kaltim Kembali Jadi Sorotan: Citra Menggeser Program?
-
Sumowono, Desa Sayur Berdaya dan Inovatif yang Berkembang Bersama BRI
-
XL ULTRA 5G+ dan Ookla Buktikan Internet 5G Tercepat di Indonesia
-
Dari Lontar ke Ekonomi Kuat: Desa Hendrosari Tumbuh Pesat Berkat Program Desa BRILiaN