SuaraKaltim.id - Gaji ke-13 pensiunan ASN 2025 mulai dicairkan pemerintah sejak 2 Juni 2025. Lantas, bagaimana cara mengecek cair atau belumnya?
Kabar gaji-13 pensiunan ASN cair membawa angin segar bagi para pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang selama ini menantikan tambahan penghasilan untuk mendukung kebutuhan sehari-hari, terutama menjelang tahun ajaran baru.
Pemerintah melalui PT Taspen (Persero) memastikan bahwa gaji ke-13 pensiunan ASN 2025 disalurkan secara otomatis ke rekening penerima tanpa perlu proses verifikasi atau pengajuan ulang.
Hal ini dilakukan untuk mempercepat penyaluran dan memudahkan para pensiunan, terutama yang sudah tidak aktif di instansi masing-masing.
Bagi pensiunan ASN yang mulai menerima manfaat sejak 1 Mei 2025, mereka juga tetap berhak mendapatkan gaji ke-13 pensiunan ASN 2025 pada periode ini.
Namun, hingga kini masih banyak pensiunan yang belum mengetahui bagaimana cara memeriksa apakah dana tersebut sudah masuk ke rekening atau belum. Pemeriksaan status pencairan bisa dilakukan secara online dengan mudah.
Salah satu cara paling praktis untuk memantau status pencairan gaji ke-13 pensiunan ASN 2025 adalah melalui aplikasi resmi milik PT Taspen.
Aplikasi ini bisa diunduh secara gratis melalui Play Store maupun App Store. Berikut langkah-langkahnya:
- Unduh aplikasi Taspen di perangkat smartphone Anda.
- Buka aplikasi dan pilih menu Autentikasi.
- Masukkan NIK dan nomor Taspen Anda.
- Setelah login, Anda dapat melihat informasi real-time terkait status pencairan gaji ke-13.
Aplikasi ini tidak hanya menyediakan informasi soal pencairan gaji, tapi juga berbagai layanan pensiunan lain yang disediakan oleh Taspen.
Cek Gaji Ke-13 via Aplikasi MySAPK
Selain aplikasi Taspen, aplikasi MySAPK milik Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga menyediakan fitur pengecekan status pencairan gaji ke-13 bagi pensiunan ASN yang masih memiliki akses.
Berikut panduannya:
- Unduh aplikasi MySAPK di Play Store atau App Store.
- Login menggunakan NIP dan kata sandi.
- Pilih menu Penggajian dan Tunjangan.
- Di menu tersebut akan ditampilkan rincian dan status pencairan gaji ke-13.
Aplikasi ini biasanya digunakan ASN aktif, namun pensiunan yang sebelumnya sudah menggunakannya masih bisa mengakses untuk pengecekan data penggajian.
Rincian Komponen Gaji Ke-13 Pensiunan ASN 2025
Besaran gaji ke-13 pensiunan ASN 2025 dihitung berdasarkan total penghasilan pada bulan Mei 2025. Komponen yang masuk ke dalam hitungan antara lain:
Gaji pokok
- Tunjangan keluarga (istri/suami dan anak)
- Tunjangan pangan
- Tunjangan jabatan atau tunjangan kinerja (jika ada)
Gaji ke-13 ini diberikan tanpa potongan iuran atau cicilan kredit pensiun, kecuali potongan pajak penghasilan sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku.
Proses Pencairan Otomatis oleh PT Taspen
PT Taspen memastikan bahwa proses pencairan gaji ke-13 dilakukan otomatis ke rekening masing-masing pensiunan.
Proses ini dilakukan untuk mempercepat distribusi dan menghindari antrian di kantor-kantor layanan.
Seluruh proses ini juga diawasi oleh Kementerian Keuangan guna menjamin ketepatan dan ketepatan sasaran penerima.
Sebagai informasi, total anggaran untuk gaji ke-13 pensiunan ASN 2025 dialokasikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sebagaimana tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2025 yang mengatur teknis pemberian gaji, pensiun, tunjangan, dan THR bagi ASN, TNI, Polri, dan pensiunan.
Pemerintah mengimbau para pensiunan ASN agar memeriksa secara mandiri status pencairan melalui kanal digital yang telah disediakan.
Dengan begitu, para penerima tidak perlu datang langsung ke kantor Taspen atau menghubungi layanan call center.
Dengan adanya dua pilihan aplikasi, yaitu Taspen dan MySAPK, diharapkan seluruh pensiunan ASN di Indonesia dapat memastikan secara cepat apakah dana gaji ke-13 pensiunan ASN 2025 telah masuk ke rekening masing-masing.
Berita Terkait
-
Menkeu Purbaya Buka Suara Terkait Rencana Kenaikan Gaji ASN di 2027
-
Gaji ASN Naik di 2027? Ini Kata Menkeu Purbaya
-
79 Pemda Tak Bisa Bayar Gaji ASN, Pramono Pastikan Jakarta Aman
-
The Thursday Murder Club: Ketika Para Pensiunan Menjadi Detektif yang Tak Terduga
-
Pensiunan Tentara Angkatan Darat Ditembak Mati di Walmart, Perkara Rebutan Parkir Sama Cewek
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
-
Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
Terkini
-
BRI Salurkan KPP Rp12 Triliun Kepada 83.210 Debitur Hingga September 2026
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim