SuaraKaltim.id - Memilih warna cat rumah yang tidak menyerap panas bukan cuma soal estetika, tapi juga strategi cerdas menghadapi iklim tropis seperti di Indonesia.
Di tengah suhu udara yang kian meningkat, banyak pemilik rumah kini beralih ke cat berwarna terang yang dapat memantulkan cahaya matahari dan mengurangi panas di dalam ruangan.
Alih-alih bergantung penuh pada pendingin udara, penggunaan cat rumah yang tepat bisa membantu menciptakan suasana sejuk dan lebih hemat energi.
Apalagi di era pemanasan global, kenyamanan dan efisiensi energi menjadi dua pertimbangan penting dalam desain rumah.
Berikut ini adalah daftar warna cat rumah yang tidak menyerap panas, dikutip dari berbagai sumber.
1. Hijau Pastel
Warna hijau pastel menciptakan nuansa alam yang menyegarkan dan termasuk salah satu warna yang tidak menyerap panas secara berlebihan. Dengan tone yang lembut, hijau pastel memantulkan cahaya matahari lebih baik dibandingkan warna hijau tua.
Cocok untuk rumah dengan konsep tropis atau yang banyak memiliki tanaman indoor. Warna ini juga efektif dalam menciptakan kesan ruang yang tenang dan adem, terutama saat diaplikasikan di ruang santai atau kamar tidur.
2. Beige
Baca Juga: 5 Desain Kamar Mandi 1x2 Meter Minimalis, Estetik dan Fungsional
Sebagai warna netral yang elegan, beige merupakan pilihan populer untuk rumah modern. Warna ini mampu memantulkan cukup banyak cahaya dan tetap menghadirkan nuansa hangat namun tidak menyengat.
Beige sangat fleksibel untuk dikombinasikan dengan elemen dekorasi lain, baik yang klasik maupun kontemporer. Kelebihannya, warna ini tidak cepat kotor dan cocok untuk eksterior rumah di iklim tropis.
3. Soft Pink
Soft pink memiliki kemampuan refleksi yang tinggi, membuatnya ideal untuk rumah yang ingin terlihat feminin tapi tetap sejuk. Warna ini cocok untuk gaya shabby chic, Japandi, hingga minimalis modern.
4. Kuning Muda
Kuning muda dikenal sebagai warna yang ceria dan penuh energi. Namun siapa sangka, warna ini juga termasuk dalam daftar warna cat rumah yang tidak menyerap panas.
Berita Terkait
-
Dukung Penuh Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Sinergi Ekosistem Perumahan di Jakarta
-
Ratusan Buku Hadir di Rumah Belajar Patriot, Bawa Cerita Baru Buat Anak-Anak Werianggi
-
Rumah Raden Saleh Dipugar, Bersiap Jadi Ruang Publik Baru
-
Kasus Dugaan Korupsi Dokter Jantung Belanda Tembus Indonesia, Ada Aliran Dana Jutaan Euro ke Jakarta
-
Air Purifier untuk Apa? Kenali Fungsi dan Manfaatnya untuk Kesehatan
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
BRI Salurkan KPP Rp12 Triliun Kepada 83.210 Debitur Hingga September 2026
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim